Home MIGAS Linde Indonesia Akan Jadi Pemasok Gas Industri untuk PT Freeport
MIGAS

Linde Indonesia Akan Jadi Pemasok Gas Industri untuk PT Freeport

Share
Linde Indonesia Akan Jadi Pemasok Gas Industri untuk PT Freeport
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Linde Indonesia siap menyediakan pasokan gas industri dengan kemurnian tinggi untuk industri pertambangan PT Freeport Indonesia, yang ditandai penandatanganan perjanjian kerja sama kedua pihak.

Menurut President Director Linde Indonesia, Filipina dan Vietnam Vinayak Kembhavi, Linde akan menginvestasikan senilai lebih dari 100 juta dollar AS yang mencakupi pembangunan, pengelolaan kepemilikan, dan pengoperasian unit pemisahan udara (Air Separation Unit/ASU) untuk memasok gas oksigen dan nitrogen kepada fasilitas pemurnian tembaga (smelter) di Manyar, Gresik, Jawa Timur.
.
“Kami bangga untuk bisa mendukung PT Freeport Indonesia sejalan dengan prakarsa perusahaan dalam ekspansi kapasitas produksi,” katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Lebih jauh ia mengatakan, fasilitas smelter tembaga baru ini, yang merupakan kawasan pemprosesan tembaga terbesar di dunia ini nantinya akan melakukan pemrosesan konsentrat yang diperoleh dari tambang Grasberg yang dikelola PT Freeport Indonesia, salah satu cadangan emas dan tembaga terbesar di dunia.

Vinayak Kembhavi menambahkan, fasilitas terbaru perusahaan gas dan rekayasa industri global ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2024 dan akan menjadi salah satu unit pemisahan udara (ASU) terbesar di Indonesia.

“Unit pemisahan udara yang baru akan hadir sebagai sebuah fasilitas yang dirancang dan disesuaikan untuk dapat menjalankan teknologi mutakhir yang menghadirkan efisiensi energi yang lebih baik secara signifikan,” jelasnya.

Gas oksigen tersebut, lanjut dia, digunakan pada pemurnian konsentrat tembaga, salah satu dari rangkaian langkah awal dalam proses produksi katoda tembaga.

Katoda tembaga dipergunakan sebagai bahan mentah pada berbagai sektor industri, termasuk manufaktur kawat, kabel dan tubing.

“Tembaga menjalankan peran penting dalam proses elektrifikasi transportasi dan proses industrialisasi. Kami menyambut baik untuk dapat bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia dalam proyek terkemuka ini,” kata Vinayak Kembhavi.(Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

RDMP Balikpapan Dikebut! Proyek Rp123 T Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) terus menggeber Proyek Refinery Development Master Plan...

PDSI Buka 2026 dengan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mengawali tahun 2026 dengan...

Proyek Geothermal PGE Lahendong Dijaga Ketat, Ini Strategi Amankan Operasi & Risiko

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) semakin serius mengawal proyek...

Uji Coba Biodiesel B50 Rampung Semester I 2026, Pemerintah Bidik Stop Impor Solar

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah terus mematangkan kebijakan mandatori biodiesel sebagai strategi menekan ketergantungan...