Home Uncategorized Langkah Kecil, Dampak Besar: PDSI Mulai dari Emisi Kendaraan
Uncategorized

Langkah Kecil, Dampak Besar: PDSI Mulai dari Emisi Kendaraan

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan lingkungan hidup. Dalam momen peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PDSI menggelar uji emisi kendaraan operasional, baik milik perusahaan maupun pribadi.

Langkah ini bukan sekadar simbolis, tapi jadi bagian dari strategi jangka panjang menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 yang dicanangkan pemerintah.

“Sebagai bagian dari keluarga besar Pertamina, kita punya tanggung jawab besar, bukan hanya untuk menjalankan operasi migas yang efisien, tapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tegas Mas Rakhmatsyah, Vice President HSSE & Q PDSI.

Uji Emisi Bukan Sekadar Seremonial

Dalam keterangannya, Mas Rakhmatsyah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata perusahaan dalam mengontrol emisi karbon dari kendaraan. Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kualitas udara perkotaan, langkah ini diharapkan menjadi bagian dari transformasi budaya kerja yang lebih ramah lingkungan.

“Uji emisi ini bukan seremoni. Ini adalah bentuk keseriusan kami ikut menjaga udara tetap bersih,” tambahnya.

Uji emisi dilakukan dengan standar akurasi tinggi untuk mendeteksi gas buang dari kendaraan operasional yang digunakan di lingkungan PDSI. Hasilnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi perawatan kendaraan secara berkala.

Edukasi dan Aksi Beriringan

Tidak hanya fokus pada kendaraan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi internal untuk mengajak seluruh insan PDSI menjalani gaya hidup yang lebih sadar lingkungan.

“Mari jadikan upaya menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai-nilai kerja kita,” ajak Rakhmatsyah. “Kita bisa mulai dari hal sederhana: hemat energi, kurangi plastik sekali pakai, dan pastikan kendaraan kita lulus uji emisi.”

Kontribusi untuk Indonesia Lebih Hijau

Upaya ini sejalan dengan nilai keberlanjutan yang diusung Pertamina Group. PDSI tidak hanya ingin dikenal sebagai penyedia jasa pengeboran energi, tetapi juga sebagai pionir dalam operasi migas yang ramah lingkungan.

Dengan konsistensi seperti ini, PDSI membuktikan bahwa sektor energi pun bisa ambil bagian dalam gerakan global menuju ekosistem rendah karbon dan masa depan energi bersih di Indonesia. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Listrik Aceh Dikejar Ngebut! PLN Fokus Pulihkan 176 Desa Terisolir Meski Akses Putus

Aceh, situsenergi.com PT PLN (Persero) tancap gas memulihkan pasokan listrik di Aceh...

PLN Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan–Langsa, Listrik Aceh Kian Stabil

Aceh Tamiang, situsenergi.com PT PLN (Persero) menuntaskan pengoperasian jalur kedua jaringan transmisi...

Pertamina Hulu Energi Tutup 2025 dengan Temuan Migas Baru di Mahakam, Potensi 106 Juta Barel!

Jakarta, situsenergi.com Kabar besar datang dari sektor hulu migas di penghujung 2025....

Pertamina Turun Tangan Pulihkan Luka Psikologis Anak Korban Bencana Sumatra, Trauma Healing Jadi Kunci

Jakarta, situsenergi.com Bencana alam tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga...