Home MINERBA Krakatau Steel Genjot Hilirisasi Baja
MINERBA

Krakatau Steel Genjot Hilirisasi Baja

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk meluncurkan produk baja Guard Rail, produk baja hilir terbaru dari rangkaian program hilirisasi baja setelah sebelumnya meluncurkan produk hilir baja ringan CNP.

“Guard Rail ini diproduksi dengan bahan baku Hot Rolled Coil (HRC) dari Krakatau Steel untuk kemudian diproses akhir pembentukan sesuai spesifikasi,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam pernyataannya, dikutip Jumat (26/11/2021).

Guard Rail atau pagar pengaman ini merupakan baja jenis W Beam yang terbuat dari baja yang digalvanis. Guard Rail adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi sebagai pencegah pertama bagi kendaraan bermotor yang tidak dapat dikendalikan agar tidak keluar dari jalur lalu lintas. Produk baja ini merupakan lempengan baja profil yang dipasang melintang terhadap tiang peyangga dan dipasang sejajar dengan sumbu jalan.

“Kami menargetkan penjualan baja hilir Guard Rail ini dapat memenuhi kebutuhan proyek pemerintah, proyek swasta nasional, maupun untuk kebutuhan pasar ekspor,” tambah Silmy.

Kelebihan dari produk baja hilir Guard Rail Krakatau Steel ini yaitu mempunyai faktor keamanan dengan kekuatan yang tinggi walaupun beratnya ringan. Pemasangannya juga mudah dan cepat sehingga dapat menghemat biaya pemasangan. Daya tahan produk ini pun memiliki umur yang panjang, desain yang dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan, pabrikasi yang cepat, dan tahan terhadap gempa.

“Produk baja Guard Rail ini diproduksi dengan memperhatikan keakuratan tebal dan spesifikasi, sehingga menjadi salah satu produk premium dan unggulan di antara produk baja sejenis lainnya. Terlebih Guard Rail membutuhkan level safety yang cukup tinggi,” tambah Silmy.

Krakatau Steel hingga saat ini telah meluncurkan sebelas produk hilirisasi termasuk produk baja Guard Rail ini. Keseluruhan program hilirisasi baja merupakan bagian dari upaya Krakatau Steel untuk terus meningkatkan nilai penjualan yang menjadi kunci kinerja positif.

Produk baja hilir Guard Rail ini ditargetkan akan diproduksi sebesar 12.000 ton per tahun. Mengingat kegiatan pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini sedang gencar dilakukan, baja Guard Rail ini memiliki potensi pasar yang baik.

“Selain program hilirisasi baja, kami juga akan menguatkan program digitalisasi kami untuk menguatkan peningkatan penjualan. Besok kami akan meluncurkan aplikasi marketplace produk baja pertama di Indonesia. Ini akan menjadi gebrakan baru bagi Krakatau Steel menjelang penghujung tahun 2021 ini,” tutup Silmy.(SA/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Harga Dijaga, Produksi Batu Bara Dipangkas ke 600 Juta Ton pada 2026

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah mulai mengencangkan strategi demi menjaga stabilitas harga komoditas. Pada...

Operasi Tambang PT Vale Indonesia Berhenti Sementara, Ini Penyebabnya

Jakarta, situsenergi.com PT Vale Indonesia Tbk menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan di...

PTBA Perkuat Wewenang Komisaris, Laba Bersih Tembus Rp1,4 Triliun di Tengah Tekanan Harga Batu Bara

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengambil langkah strategis untuk mempercepat...

Petrosea Tancap Gas! Akuisisi SBPL Resmi Rampung, Layanan EPC Makin Kompetitif

Jakarta, situsenergi.com Petrosea terus memperluas jejak bisnisnya. Pada 21 November 2025, perusahaan...