Home MIGAS Kembangkan E-Forklift, Chandra Asri Dapat Pinjaman USD13 Juta
MIGAS

Kembangkan E-Forklift, Chandra Asri Dapat Pinjaman USD13 Juta

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com 

Upaya PT Chandra Asri Petrochemical Tbk untuk mengembangkan proyek berwawasan lingkungan berhasil menarik perhatian PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank Hana). Diketahui Bank Hana telah memfasilitasi pinjaman hijau sebesar USD13 juta untuk mendukung keberlanjutan proyek yang ramah lingkungan yang telah berhasil dilakukan oleh Chandra Asri di lokasi produksinya di Cilegon, Banten.

Chief Financial Officer Chandra Asri, Andre Khor menjelaskan dua proyek yang telah selesai dan memenuhi persyaratan untuk pembiayaan adalah pembangunan Enclosed Ground Flare (EGF) dan penggunaan Electrical forklift (E-Forklift). Ground Flare Tertutup mampu mencapai 220 ton hidrokarbon per jam dengan menggunakan metode sistem pembakaran.

“Keberlanjutan merupakan bisnis yang bagus, serta kita semua bisa mengambil manfaat dengan melakukan hal yang baik. Kami sangat senang atas dukungan, kepercayaan, dan kemitraan yang diberikan oleh Bank Hana sebagai bagian pengakuan atas kemajuan yang telah kami capai di bidang ini,” kata Andre dalam keterangannya, Senin (19/4/2011).

Di tengah situasi pandemi, perusahaan juga mampu menyelesaikan pembangunan konstruksi secara aman, dengan tepat waktu, serta sesuai spesifikasi dan anggaran yang ditentukan. Dengan mengganti suar konvensional, Chandra Asri akan mampu mengurangi tingkat kebisingan hingga 30%, serta menghilangkan panas dan emisi cahaya, tanpa adanya pelepasan asap.

Proyek ramah lingkungan kedua adalah penggantian mesin pengangkat barang, yang sebelumnya menggunakan sistem pembakaran konvensional, dengan forklift listrik. Proyek yang telah tumbuh pada tahun 2020 ini semakin menekankan komitmen Chandra Asri untuk membangun sistem transportasi yang berkelanjutan dalam rantai pasokannya.

Armada baru yang terdiri dari 53 forklift ini menggunakan baterai lithium, dengan listrik yang bersumber dari panel surya ekosistem. Penggunaan e-forklift ini tidak menghasilkan emisi, serta dapat mengurangi 69.455 kg LPG, meninggalkan 165.360 liter solar.

“Selai itu juga bisa menurunkan 446.472 metrki karbon dioksida, serta menghilangkan pembuangan nitrogen oksida setiap tahunnya, pungkas dia. (DIN / RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

RFCC Complex Jadi Game Changer RDMP Balikpapan, BBM Euro 5 Siap Mengalir

Jakarta, situsenergi.com Modernisasi Kilang Balikpapan masuk fase krusial. Fasilitas Residual Fluid Catalytic...

Hilirisasi Batu Bara Digeber! Pertamina–MIND ID Siapkan DME Pengganti LPG Impor

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) dan Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID...

RDMP Balikpapan Dikebut! Proyek Rp123 T Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) terus menggeber Proyek Refinery Development Master Plan...

PDSI Buka 2026 dengan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mengawali tahun 2026 dengan...