Home MINERBA Indonesia Berpeluang Ekspor Batubara ke Malaysia
MINERBA

Indonesia Berpeluang Ekspor Batubara ke Malaysia

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menyatakan, saat ini sektor energi tengah menghadapi berbagai tantangan terutama imbas dari konflik Rusia dan Ukraina. Hal ini justru bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengisi kekosongan di sektor energi, khususnya batubara ke Malaysia.

“Kemendag mencatat Indonesia merupakan negara pengekspor batubara terbesar ke Malaysia. Pada 2021, Malaysia mengimpor batubara sebesar 16,6 miliar Ringgit Malaysia dengan 73,8 persennya berasal dari Indonesia,” kata Didi lewat keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (29/5/2022).

Negara pengekspor lainnya adalah Australia dan Rusia dengan pangsa pasar masing-masing 17,9 persen dan 7,3 persen.

“Kontribusi Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energi di Malaysia sangat besar. Tentu hal ini merupakan pendorong bagi Indonesia untuk tetap menjaga neraca perdagangan tetap surplus dengan Malaysia,” tukas Didi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menyatakan, Malaysia merupakan target untuk tujuan ekspor berbagai produk nonmigas unggulan Indonesia.

“Nilai ekspor Indonesia ke Malaysia menunjukkan nilai yang menggembirakan. Pada 2021, ekspor nonmigas Indonesia tercatat sebesar 10,64 miliar dolar AS atau tumbuh 52,65 persen dibanding pada 2020,” imbuh Didi.

Lebih lanjut, Didi menyampaikan, surplus perdagangan antara Indonesia Malaysia masih dapat terus ditingkatkan. Pada 2021, Indonesia mendapatkan surplus perdagangan dengan Malaysia sebesar 2,56 miliar dolar AS.

“Capaian tersebut merupakan sinyal positif dari kinerja perdagangan Indonesia. Neraca kita terus mengalami surplus, bahkan melonjak 119,2 persen pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Didi.

Sementara Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, Malaysia telah lama menjadi salah satu mitra dagang utama Indonesia, tidak terkecuali untuk sektor energi.

“Indonesia dan Malaysia sepakat untuk mempererat hubungan dagang, khususnya di sektor energi. Untuk itu, hubungan dagang dengan Malaysia harus lebih dipererat lagi di masa yang akan datang,” ungkap Wamendag Jerry.

Menurut dia, sebagai negara tetangga, Malaysia merupakan tujuan ekspor dari produk energi Indonesia khususnya batubara.

“Indonesia tentu berupaya menjaga dan meningkatkan ekspor batu bara ke Malaysia. Namun, tentu dengan mempertimbangkan kebutuhan dalam negeri yang menjadi prioritas utama,” tambah Wamendag.(ERT/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Harga Dijaga, Produksi Batu Bara Dipangkas ke 600 Juta Ton pada 2026

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah mulai mengencangkan strategi demi menjaga stabilitas harga komoditas. Pada...

Operasi Tambang PT Vale Indonesia Berhenti Sementara, Ini Penyebabnya

Jakarta, situsenergi.com PT Vale Indonesia Tbk menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan di...

PTBA Perkuat Wewenang Komisaris, Laba Bersih Tembus Rp1,4 Triliun di Tengah Tekanan Harga Batu Bara

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengambil langkah strategis untuk mempercepat...

Petrosea Tancap Gas! Akuisisi SBPL Resmi Rampung, Layanan EPC Makin Kompetitif

Jakarta, situsenergi.com Petrosea terus memperluas jejak bisnisnya. Pada 21 November 2025, perusahaan...