Home ENERGI TERBARUKAN FSPPB Ragu RUU EBT Bisa Segera Disahkan DPR
ENERGI TERBARUKAN

FSPPB Ragu RUU EBT Bisa Segera Disahkan DPR

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) meragukan Rancangan Undang-Undamg Energi Baru Terbarukan (RUU EBT) benar-benar bakal dibahas dan disahkan oleh anggota dewan dan pemerintah. Pasalnya, meski sempat dibahas secara marathon oleh berbagai kalangan, namun kini intensitas pembahasannya terkesan melambat.

Presiden FSPPB, Arie Gumilar berpendapat bahwa meski masuk dalam Prolegnas (Program Legislasi Nasional), namun dia meragukan hal itu benar-benar difinalisasi oleh DPR untuk menjadi Undang-undang dalam periode saat ini. Sebab tarik ulur terkait isi draft RUU EBT masih terjadi dan belum terlihat babak akhirnya. 

“UU EBT masuk jadi Prolegnas walau sampai sekarang ini jalan di tempat bahkan terkesan mundur ke belakang padahal pembahasannya sempat ngebut. Kita sempat gandeng DEN (Dewan Energi Nasional) dan DEM (Dewan Energi Mahasiswa) untuk challange sessionnya,” kata Arie dalam temu media di kantornya, Kamis (6/10/2022).

Meski belum pasti bakal menjadi Undang-undang, namun Arie mengingatkan bahwa transisi energi dari fosil ke EBT menjadi keharusan bagi sebuah negara. Pasalnya, sumber energi fosil akan datang masanya habis atau dialihkan penggunaannya ke sektor lain. Terlebih Indonesia memiliki potensi sumber EBT yang sangat besar meski saat ini baru termanfaatkan masih sangat minim.

“Masalah ini akan jadi transisi energi karena energi fosil akan habis, yang harus kita pahami bahwa kita harus siapkan diri bahwa kelak negara yg paling kaya akan EBT dan yang paling kaya sumber pangan dan air adalah Indonesia,” tukasnya. 

Arie menyatakan bahwa pemerintah dan DPR sebagai penentu dan pelaksana regulasi seharusnya bersikap konsisten terhadap upaya transisi energi demi keberlanjutan. Untuk bisa mewujudkannya aturan main dalam bentuk undang-undang sudah seharusnya segera disusun.

“Persiapan transisi energi mau tidak mau harus mengarah ke sana walau kelihatannya serius ga serius, tapi saya melihat EBT ini hampir tidak ada perkembangan yang positif (RUU EBT),” pungkas dia.(DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Keseimbangan Migas dan EBT Dinilai Penting Jaga Ketahanan Energi 2026

Jakarta, situsenergi.com Direktur Eksekutif Indonesian Petroleum Association (IPA) Marjolin Wahjong menegaskan, sektor...

Indonesia ‘Digeruduk’ Mobil Listrik, TÜV Rheinland Soroti Tantangan Keselamatan

Jakarta, situsenergi.com Pertumbuhan kendaraan listrik (EV) di Indonesia melaju kencang, bahkan sudah...

Indonesia ‘Digeruduk’ Mobil Listrik, TÜV Rheinland Soroti Tantangan Keselamatan

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan kendaraan listrik (EV) di Indonesia melaju kencang, bahkan sudah...

Chery Siapkan Investasi Rp5,25 Triliun untuk Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

Jakarta, situsenergi.com Produsen otomotif asal Tiongkok, Chery, siap menggelontorkan investasi senilai Rp5,25...