Home MIGAS DEN : Pencapaian Target Net Zero Emission Berpotensi Dipercepat Jadi Tahun 2060
MIGAS

DEN : Pencapaian Target Net Zero Emission Berpotensi Dipercepat Jadi Tahun 2060

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Program realisasi penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) di tahun 2020 baru mencapai 64,36 juta ton CO2. Artinya realisasi ini masih sangat kecil dari total target dari target 314 juta ton – 398 juta ton CO2 di tahun 2030.

Mengacu pada amanat UU nomor 26/2016 tentang pengesahan Paris Aggrement, Indonesia ditargetkan bisa menurunkan emisi GRK sebesar 29 persen di tahun 2030 dengan upaya sendiri. Sementara jika dengan bantuan dunia internasional maka diharapkan 41 persen.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, menjelaskan bahwa perlu upaya bersama dari semua elemen masyarakat termasuk lintas kementerian untuk mengejar target penurunan GRK tersebut. Ditegaskan bahwa PR besar ini tidak bisa diserahkan kepada Kementerian ESDM atau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) saja. Untuk mencapai target-target penurunan emisi itu maka diperlukan upaya peningkatan pembangkit listrik EBT (Energi Baru Terbarukan), efisiensi energi dan lainnya.

“Pemanfaatan gas bumi dan pemanfaatan bahan bakar nabati, substitusi batubara, penggunaan kendaraan listrik harus kita jadikan aksi. Ini adalah upaya menuju transisi kita menuju net zero emission,” ujar Satya dalam webinar bertema Upaya KKKS mengurangi Emisi Karbon, Kamis (17/6/2021).

Dijelaskan Satya bahwa target net zero emission ada kemungkinan dilakukan percepatan. Dalam road map disebutkan bahwa pencapaian net zero emisson ditargetkan bisa dicapai pada tahun 2070. Namun berdasarkan latihan dari KLHK, target itu bisa dipercepat menjadi 2060 atau maju 10 tahun lebih awal. Potensi percepatan ini bisa dicapai di seluruh dunia rencana aksi dilakukan secara ketat dan disiplin oleh semua pihak.

“Di Komisi VII DPR kita diskusikan lagi bahwa ada kemungkinan bisa dipercepat dari 2070 menjadi 2060 untuk mencapai net Zero emisson, tapi ingat ini belum resmi keputusan pemerintah. Ini hanya latihan dari KLHK, nanti akan ada kesimpulan dari DEN dan nanti akan diumumkan oleh Presiden, ” pungkasnya. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

RDMP Balikpapan Dikebut! Proyek Rp123 T Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) terus menggeber Proyek Refinery Development Master Plan...

PDSI Buka 2026 dengan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mengawali tahun 2026 dengan...

Proyek Geothermal PGE Lahendong Dijaga Ketat, Ini Strategi Amankan Operasi & Risiko

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) semakin serius mengawal proyek...

Uji Coba Biodiesel B50 Rampung Semester I 2026, Pemerintah Bidik Stop Impor Solar

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah terus mematangkan kebijakan mandatori biodiesel sebagai strategi menekan ketergantungan...