Home ENERGI Cuan Besar, Bos Adaro Energy Buka Rahasia Kuncinya
ENERGI

Cuan Besar, Bos Adaro Energy Buka Rahasia Kuncinya

Share
Cuan Besar, Bos Adaro Energy Buka Rahasia Kuncinya
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Adaro Energy Indonesia Tbk mengungkapkan kunci utama penyebab perusahaan bisa mendapatkan cuan besar di semester I 2022. Selain faktor harga batubara yang melonjak, permintaan yang menguat diyakini sebagai penyebab utama laba perusahaan terkerek hingga 610% pada periode itu.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Adaro Energy Indonesia, Garibaldi Thohir mengatakan pada enam bulan pertama tahun ini, Adaro sukses membukukan pendapatan usaha US$3,54 miliar atau sekitar Rp52 triliun. Angka itu melesat hampir 127% dari periode yang sama tahun lalu dengan raihan US$1,56 miliar.

Sementara laba periode berjalan di semester pertama tahun ini sebanyak US$1,34 miliar atau melambung 610% dari semester I 2021 yang sebanyak US$189,29 juta. Sedangkan, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$1,21 miliar di enam bulan awal 2022. Jumlah ini naik jauh 613% dari capaian semester pertama tahun lalu di US$ 169,96 juta.

Dijelaskan Boy Thohir, sapaan akrabnya bahwa keuntungan yang diraihnya selama semestee pertama 2022 karena dipicu oleh berbagai faktor. Seperti cuaca tak menentu yang mengakibatkan kenaikan permintaan bagi produk-produk. Kemudian kelangkaan pasokan hingga masalah pengadaan alat berat.

“Lebih lanjut, dampak terbesar disebabkan risiko geopolitis dari Eropa,” ucap Boy di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Akibat berbagai faktor tersebut, membawa keberkahan bagi perusahaan. Menurutnya pendapatan, EBITDA dan laba bersih perusahaan melesat sangat tinggi bahkan mencapai rekor tertinggi kinerja sejak perusahaan pertama kali melantai di Bursa 14 tahun lalu. 

“EBITDA operasional yang melebihi US$2,3 miliar, dan laba inti yang mencapai US$1,4 miliar setara dengan peningkatan masing-masing 269% dan 338% yoy, yang mencerminkan kualitas laba perusahaan,” pungkas Boy Thohir. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...