Logo SitusEnergy
Cegah Wabah DBD, Elnusa Laksanakan Kegiatan CSR Fogging Cegah Wabah DBD, Elnusa Laksanakan Kegiatan CSR Fogging
Jakarta, Situsenergi.com Sebagai bentuk kepedulian dan wujud tanggung jawab sosial lingkungan sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Elnusa Tbk (Elnusa) melakukan... Cegah Wabah DBD, Elnusa Laksanakan Kegiatan CSR Fogging

Jakarta, Situsenergi.com

Sebagai bentuk kepedulian dan wujud tanggung jawab sosial lingkungan sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Elnusa Tbk (Elnusa) melakukan pengasapan (fogging) di pemukiman masyarakat wilayah Kelurahan Cilandak Timur, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang dipicu karena saat ini wilayah Jakarta dan sekitarnya memasuki curah hujan dengan intensitas yang tinggi.

Fogging sebagai metode pengendalian faktor penyebab penyakit DBD, yaitu nyamuk Aedes Aegypti. Kegiatan fogging dipercaya efektif sebagai upaya penanggulangan meminimalisir kasus atau wabah penyakit DBD di suatu wilayah, yakni ketika populasi nyamuk dewasa sedang tinggi fogging dengan cepat menurunkan populasi nyamuk.

Kegiatan inisiasi yang dilakukan oleh Elnusa ini merupakan aksi keberlanjutan, dari yang sebelumnya pernah diadakan pada awal tahun 2022. Tim Satuan Tugas (Satgas) Elnusa Emergency Response (EER) turut membantu dalam pelaksanaan fogging ini. Dengan jumlah cakupan 490 Kepala Keluarga (KK) fogging ini dapat menjangkau tiga Rukun Tetangga di wilayah Cilandak Timur.

Manager of Corporate Communication Elnusa Jayanty Oktavia Maulina, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindakan preventif untuk mencegah munculnya penyakit DBD yang disebabkan karena curah hujan tinggi di titik area yang berada pada wilayah risiko rawan banjir.

BACA JUGA   147 UMK RB Palangkaraya Rasakan Manisnya PaDi UMKM, Ini Ceritanya!

‚ÄúPencegahan DBD perlu dilakukan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus yakni menguras tempat-tempat penampungan air, menutup atau mengubur rapat semua tempat penampungan air, serta memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang),” ujar Jayanti dalam keterangannya, Jumat 30/12/2022 .(DIN/SL)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *