Home MINERBA Cadangan Batubara Melimpah, ESDM Ingatkan Industri Gunakan Teknologi Terkini
MINERBA

Cadangan Batubara Melimpah, ESDM Ingatkan Industri Gunakan Teknologi Terkini

Share
PTBA Minta Dukungan Semua Pihak Proyek Hilirisasi Batubara Berjalan Lancar
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Kementerian ESDM menyatakan bahwa batubara masih akan menjadi sumber energi utama hingga 2030 mendatang. Diperkirakan porsi penggunaan batubara masih mencapai 59 – 67 persen dari bauran energi nasional. Artinya pangsa pasar batubara kedepan minimal hingga tahun 2030 masih sangat cerah.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Ditjen Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Sujatmiko, mengingatkan meski prospek batubara masih baik, namun kedepan industri pengguna harus mulai berfikir untuk memanfaatkan teknologi terbaru demi mengurangi dampak buruk bagi lingkungan termasuk pada PLTU. Sebab emisi karbon yang dihasilkan oleh pembakaran batubara akan menjadi persoalan serius di masa mendatang.

“Pamanfaatan batubara kedepan harus diimbangi dengan teknologi ramah lingkungan untuk mengurangi emisi CO2.
Jadi kedepan tidak akan ada PLTU batubara baru kecuali yang telah berkontrak dan di mulut tambang,” ujar Sujatmiko dalam webinar DeTalk Outlook 2022, Selasa (14/12/2021).

Dijelaskan bahwa saat ini sumber daya (potensi) batubara di dalam negeri mencapai 143,7 miliar ton dengan total cadangan terbukti mencapai 38,8 miliar ton. Sementara kebutuhan batubara dalam negeri mencapai sekitar 241 juta ton. Kemudian untuk kebutuhan ekspor mencapai 444 juta ton. Sedangkan untuk total produksi batubara per tahun sekitar 600 juta ton.

“Kita bersyukur punya banyak sumber daya, dari cadangannya saja kita masih punya umur tambang batubara sekitar 65 tahun kedepan. Kalau temen – temen lebih intens eksplorasi maka sumber daya yang 143,7 miliar ton bisa kita konversi dan dikembangkan jadi cadangan batubara kita makin panjang umurnya,” tulisnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Harga Dijaga, Produksi Batu Bara Dipangkas ke 600 Juta Ton pada 2026

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah mulai mengencangkan strategi demi menjaga stabilitas harga komoditas. Pada...

Operasi Tambang PT Vale Indonesia Berhenti Sementara, Ini Penyebabnya

Jakarta, situsenergi.com PT Vale Indonesia Tbk menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan di...

PTBA Perkuat Wewenang Komisaris, Laba Bersih Tembus Rp1,4 Triliun di Tengah Tekanan Harga Batu Bara

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengambil langkah strategis untuk mempercepat...

Petrosea Tancap Gas! Akuisisi SBPL Resmi Rampung, Layanan EPC Makin Kompetitif

Jakarta, situsenergi.com Petrosea terus memperluas jejak bisnisnya. Pada 21 November 2025, perusahaan...