Home MIGAS BPH Migas Pantau Kesiapan Pasokan dan Distribusi BBM di Jalur Bekasi dan Cikampek
MIGAS

BPH Migas Pantau Kesiapan Pasokan dan Distribusi BBM di Jalur Bekasi dan Cikampek

Share
BPH Migas Pantau Kesiapan Pasokan dan Distribusi BBM di Jalur Bekasi dan Cikampek
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Serangkaian pemantauan sekaligus pengawasan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai wilayah terus dilakukan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), pasca ditetapkan sebagai Koordinator Posko Nasional Sektor ESDM Hari Raya Idul Fitri 1444 H awal pekan ini.

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Harya Adityawarman didampingi Anggota Komite lainnya, Wahyudi Anas yang melakukan pengawasan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bekasi dan Terminal BBM (TBBM) Cikampek, Jawa Barat mengatakan, ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) perlu dipastikan berjalan dengan baik, seiring semakin dekatnya periode mudik lebaran Idul Fitri tahun ini.

Kardaya Warnika: Reformasi Subsidi BBM Harus Utamakan Stok

“Kita minta badan usaha untuk selalu menjaga ketersediaan pasokan BBM dan memastikan pendistribusiannya berjalan tanpa kendala. Memastikan ketersediaan dan pendistribusian dengan baik, agar tidak terjadi kelangkaan dan penumpukan kendaraan,” jelas Haryo.

Apresiasi juga disampaikan kepada badan usaha yang telah berkolaborasi dengan berbagai pihak agar masyarakat mudah mendapatkan BBM.

“Pertamina telah berkoordinasi dengan semua pihak, baik Satuan Lalu Lintas Kepolisian RI, Dinas perhubungan, maupun Jasa Marga. Kami apresiasi,” ujarnya.

Sementara Wahyudi menyampaikan bahwa wilayah Cikampek merupakan jalur utama pemudik menuju kampung halaman yang menggunakan jalur darat. Untuk itu ketersediaan dan pendistribusian BBM di wilayah yang diprediksi dengan lalu lintas padat ini perlu diberikan prioritas.

“Cikampek menjadi kawasan utama, karenanya pasokan BBM menjadi penting dalam menunjang aktivitas pemudik. Perlu langkah antisipatif dan mitigasi jumlah permintaan yang melonjak. Khusus untuk solar, diberikan prioritas stok pada saat momen seperti ini,” tutup Wahyudi.(SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PDSI Buka 2026 dengan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mengawali tahun 2026 dengan...

Proyek Geothermal PGE Lahendong Dijaga Ketat, Ini Strategi Amankan Operasi & Risiko

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) semakin serius mengawal proyek...

Uji Coba Biodiesel B50 Rampung Semester I 2026, Pemerintah Bidik Stop Impor Solar

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah terus mematangkan kebijakan mandatori biodiesel sebagai strategi menekan ketergantungan...

Skor ESG Naik, Pertamina Tetap Peringkat 1 Dunia Sub Industri Integrated Oil and Gas

Jakarta, situsenergi.com Kinerja keberlanjutan PT Pertamina (Persero) terus menguat. Lembaga pemeringkat global...