Logo SitusEnergi
BPH Migas Catat Lonjakan Konsumsi Pertamax Cs BPH Migas Catat Lonjakan Konsumsi Pertamax Cs
Jakarta, situsenergy.com Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (Bph Migas) mencatat lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) non subsidi selama libur Natal 2017... BPH Migas Catat Lonjakan Konsumsi Pertamax Cs

Jakarta, situsenergy.com

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (Bph Migas) mencatat lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) non subsidi selama libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 hingga 53%.

Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar mengatakan selama libur Natal dan Tahun Baru pihaknya bersama instansi terkait membentuk posko yang antara lain bertugas memonitoring penyediaan dan distribusi BBM dan LPG. Tim Satgas Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 ini bertugas sejak 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

“Kondisi penyediaan dan distribusi nasional berlangsung normal. Selama Natal Tahun Baru tidak ada kendala signifikan, tidak ada hal-hal yang dapat menghambat distribusi,” kata Ibnu dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (8/1).

Ibnu menuturkan posko Natal dan Tahun Baru melakukan monitoring di 25 wilayah seluruh Indonesia. Jumlah titik monitoring lebih sedikit dibandingkan dengan libur Lebaran 2017. Hal ini disebabkan satgas lebih terkonsentrasi dengan wilayah yang masyarakatnya merayakan Natal serta di daerah wisata dan pusat keramaian.

Selain itu posko ini juga memantau penyediaan dan distribusi di 19 titik daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Mengingat sejak 2016 kemarin pemerintah telah menggulirkan program BBM Satu Harga untuk wilayah 3T.

BACA JUGA   Tiga Catatan EWI Di Peringatan Hari Listrik Nasional ke-75

Dikatakannya selama puncak konsumsi BBM terjadi pada H-1 Natal atau 24 Desember 2017 dan H-1 Tahun Baru atau 31 Desember 2017. Adapun tingkat konsumsi Premium mencapai 647.343 kilo liter (KL), Pertalite 979.673 KL, Pertamax 433.986 KL dan Solar 1.044.237 KL.

Dibandingkan dengan masa libur Natal 2016, pendistribusian BBM Premium dan Solar mengalami penurunan. Premium turun 27,01% dan Solar turun 7,64%. Sedangkan BBM Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo mengalami peningkatan. “Pertalite meningkat 45,67%, Pertamax meningkat 14,5%; Pertamax Turbo meningkat 52,22%,” ujarnya.

Secara terpisah, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menuturkan konsumsi Pertamax Turbo meningkat 515 KL menjadi 790 KL. “Kami melihat saat ini pola konsumsi BBM masyarakat beralih ke BBM Umum yang lebih baik kualitasnya, lebih baik untuk performa mesin kendaraan dan lebih baik untuk lingkungan,” ujarnya. (ert)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *