Home MINERBA Alokasikan USD80 Juta, Petrosea Bidik Kenaikan Pendapatan 39 Persen Tahun Ini
MINERBA

Alokasikan USD80 Juta, Petrosea Bidik Kenaikan Pendapatan 39 Persen Tahun Ini

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Petrosea Tbk (PTRO) menargetkan pendapatan di tahun 2023 naik sebesar 39 persen jika dibandingkan perolehan di tahun 2022 (year on year/ yoy) sebesar USD476,31 juta.

Romi Novan Indrawan, Presiden Direktur Petrosea mengatakan perseroan juga membidik kenaikan aktivitas overburden removal (pengupasan lapisan tanah) sebesar 11 persen yoy. Sedangkan target luasan konsesi lahan tambang batubara setelah proses akuisisi selesai diharapkan bisa mencapai 4.776 hektar (ha).

“Kita targetkan overburden removal ini bisa naik 11 persen terutama ditopang oleh proyek baru CEP (PT Christian Eka Pratama),” tutur Romi Novan Indrawan dalam paparan publik usai menghadiri RUPST secara daring, Senin (15/5/2023).

Untuk mengejar target pertumbuhan pendapatan itu, Petrosea akan terus berburu kontrak baru dan akan menuntaskan berbagai upaya strategi bisnis terutama terkait peningkatan produksi batubara pada lahan-lahan tambang yang diakuisisi. Di tahun ini ditargetkan lahan akuisisi yang baru berjalan bisa menghasilkan 500 ribu ton batubara. 

Kemudian di tahun 2024 produksi diharapkan naik menjadi 1 juta ton. Kemudian di tahun ketiga diharapkan bisa menembus angka 5 juta ton per tahun.

“Untuk capex (capital expenditure/ belanja modal) tahun ini sebesar USD80 juta yang diperuntukkan pergantian alat berat dan komponen serta untuk mendukung proyek baru perseroan,” ulasnya. 

Direktur Petrosea, Ruddy Santoso menambahkan bahwa perseroan capex yang dialokasikan tersebut di luar dari kebutuhan biaya pengembangan kawasan tambang batubara yang diakuisisi. Nantinya belanja modal yang diperlukan untuk pengembangan konsesi lahan tambang akan disesuaikan dikemudian hari.

Kardaya Warnika: Reformasi Subsidi BBM Harus Utamakan Stok

“Capex sebesar 80 juta USD itu untuk kebutuhan organik ini diluar untuk pengembangan konsesi yang akan diakuisisi di tahun 2023,” tukasnya. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Harga Dijaga, Produksi Batu Bara Dipangkas ke 600 Juta Ton pada 2026

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah mulai mengencangkan strategi demi menjaga stabilitas harga komoditas. Pada...

Operasi Tambang PT Vale Indonesia Berhenti Sementara, Ini Penyebabnya

Jakarta, situsenergi.com PT Vale Indonesia Tbk menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan di...

PTBA Perkuat Wewenang Komisaris, Laba Bersih Tembus Rp1,4 Triliun di Tengah Tekanan Harga Batu Bara

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengambil langkah strategis untuk mempercepat...

Petrosea Tancap Gas! Akuisisi SBPL Resmi Rampung, Layanan EPC Makin Kompetitif

Jakarta, situsenergi.com Petrosea terus memperluas jejak bisnisnya. Pada 21 November 2025, perusahaan...