Home LISTRIK Alasan Pemerintah Berikan Subsidi Pada Kendaraan Listrik
LISTRIK

Alasan Pemerintah Berikan Subsidi Pada Kendaraan Listrik

Share
Alasan Pemerintah Berikan Subsidi Pada Kendaraan Listrik
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Pemerintah meluncurkan program percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) berupa bantuan Pemerintah dan insentif fiskal pada hari ini, kemarin. Pelaksanaanya program ini akan berlangsung secara bertahap dan terukur bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk produsen KBLBB untuk memastikan keberhasilan program dan mendorong penggunaan KBLBB di seluruh Indonesia.

Pemerintah juga berharap dengan peluncuran program ini maka pemanfaatan transportasi masal penggunaan KBLBB dapat segera terwujud. Dengan adanya adopsi masal ini maka bersamaan industri transportasi bertransformasi menuju industri yang lebih “hijau”.

“Pada kesempatan yang baik ini, dapat kami laporkan bahwa kebijakan Program Bantuan Pemerintah Untuk KBLBB baik motor baru maupun konversi sudah dapat diluncurkan. KBLBB roda empat keatas termasuk bus program yang kami sebut insentif fiskal akan diumumkan peluncurannya tepat pada 1 April. Saat ini prosesnya saat sedang kami rampungkan bersama,” ujar Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta dalam pernyataannya dikutip Selasa (21/03/2023).

Pemerintah berharap dengan diluncurkannya program ini akan dapat meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di masyarakat dan membuat industri transportasi Indonesia bertransformasi menjadi industri yang lebih ramah lingkungan.

“Pemerintah secara resmi meluncurkan program ini sehingga adopsi masal penggunaan KBLBB dapat segera terwujud. Dengan adanya adopsi masal ini, bersamaan dengan berbagai kebijakan lainnya diharapkan industri transportasi Indonesia dapat bertransformasi menuju ke arah industri yang lebih hijau. Industri yang terbangun nanti juga akan bisa memperkuat posisi indonesia dalam rantai nilai sumber daya mineral baterai serta kendaraan. Percepatan KBLBB ini juga akan memberikan dampak positif bagi terciptanya lapangan kerja sebanyak-banyaknya khususnya di eksosistem industri KBLBB,” lanjut Luhut.

Diakui Luhut, saat ini harga KBLBB masih terbilang cukup mahal sehingga tidak terjangkau oleh sebagian masyarakat, karena itu dengan kebijakan ini diharapkan aksestabilitas masyarakat yang belum mampu dapat terjangkau.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa harga KBLBB di Indonesia masih cukup terbilang mahal bagi Sebagian masyarakat, oleh karena itu Pemerintah mengambil langkah lebih jauh memberikan bantuan pemerintah dan juga insentif fiskal pada masyarakat yang ingin membeli KBLBB, manfaat dari bantuan pemerintah ini tentunya adalah meningkatkan aksestabilitas KBLBB bagi masyarakat terutama bagi mereka yang belum mampu membeli KBLBB dengan harga penuh,” ujar Luhut.

Dengan harga yang terjangkau diharapkan akan terjadi peningkatan pemanfaatan KBLBB di masyarakat secara masif. “Melalui kebijakan ini masyarakat dapat memperoleh KBLBB dengan harga yang lebih terjangkau dan mendorong percepatan adopsi KBLBB ini selain itu kebijakan ini dapat menarik produsen KBLBB untuk membangun pabriknya di Indonesia sehingga dapat melihat berbagai pilihan KBLBB di pasar dan di masyarakat,” jelas Luhut.(SA/SL).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLN Mobile Hadirkan AntreEV, Pengisian Mobil Listrik Lebih Lancar Saat Arus Balik Nataru

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) terus memperkuat layanan pengisian kendaraan listrik pada...

Danantara Pacu Huntara Aceh Tamiang, PLN Pastikan Listrik Siap di 600 Unit Hunian

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) memperkuat dukungan percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara...

Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tetap, PLN Pastikan Layanan Andal dan Berkualitas

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah memastikan tarif listrik Triwulan I 2026 (Januari–Maret) tidak mengalami...

PLN Siaga Penuh Jelang Tahun Baru 2026, Dirut Pantau Langsung dari Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, situsenergi.com Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, PT PLN (Persero) kembali...