Home ENERGI Adaro Energy Sambut Baik Rencana Pembentukan BLU Batubara
ENERGI

Adaro Energy Sambut Baik Rencana Pembentukan BLU Batubara

Share
Adaro Energy Sambut Baik Rencana Pembentukan BLU Batubara
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Adaro Energy Tbk menyambut baik rencana pemerintah untuk membentuk Badan Layanan Umum (BLU) Batubara. Keberadaan BLU ini dinilai akan menjadi penyeimbang kepentingan dari berbagai pihak khususnya produsen dan konsumen batubara di dalam negeri.

Direktur Adaro Energy, M. Syah Indra Aman, mengatakan bahwa keberadaan BLU ini diharapkan akan menjadi solusi atas persoalan pasokan batubara di dalam negeri yang selama ini kerap menjadi persoalan meski sudah ada ketentuan DMO (domestik market obligation). Menurutnya tidak semua produsen batubara memenuhi kewajiban DMO sehingga pasokan batubara di dalam negeri sering terganggu.

Akibatnya, lanjut Indra, industri pengguna batubara dalam negeri seperti PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, industri pupuk dan industri semen sering terkendala dalam proses bisnisnya. Ini terjadi karena produsen batubara lebih condong memilih menjual batubaranya ke luar negeri lantaran harga yang didapatkan jauh lebih tinggi dibandingkan dijual untuk pasar dalam negeri.

“Problem kita dari tahun ke tahun adalah disparitas harga batubara antara luar negeri dan domestik dimana di luar negeri harganya lebih tinggi lebih dua kali lipatnya dari harga domestik. Produsen tentu akan senang kalau ekspor dari pada suplai kebutuhan domestik,” tutur Indra dalam konferensi pers usai menggelar publik expose live secara virtual, Senin (12/9/2022).

Demi menjamin pasokan dalam negeri terpenuhi dan kepentingan pengusaha batubara juga terpenuhi, maka BLU dianggap sebagai jalan tengah dari persiapan tersebut. Oleh sebab itu ADRO sangat mendukung langkah pemerintah untuk mendirikan BLU Batubara. 

“Adaro Grup mendukung program pemerintah ini dengan harapan kedepan menjadi solusi mengenai bagaimana perimbangan yang tepat dari sisi produksi dan penjualan batubara oleh produsen,” ulasnya.

Sebelumnya Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan bahwa rencana pembentukan BLU Batubara tersebut saat ini sudah memasuki tahap finalisasi. Pemerintah sudah melakukan konsultasi dan diskusi dengan DPR RI. Saat ini tinggal menunggu izin prakarsa.

“Izin prakarsa belum mendapatkan persetujuan, saat ini masih ada perdebatan payunhnhukum dalam bentuk peraturan pemerintah atau peraturan presiden,” ucap Arifin beberapa waktu lalu. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...