Home ENERGI PLN Raih Kredit Sindikasi Rp4,5 Triliun Dari Empat Perbankan Nasional
ENERGI

PLN Raih Kredit Sindikasi Rp4,5 Triliun Dari Empat Perbankan Nasional

Share
Pln_raih_kredit _indikasi_rp4,5_triliun_dari_empat_perbankan_nasional
Pln_raih_kredit _indikasi_rp4,5_triliun_dari_empat_perbankan_nasional
Share

Jakarta, situsenergy.com

PT PLN (Persero) / PLN kembali mendapatkan kredit sindikasi senilai Rp4,5 triliun dari empat emiten perbankan nasional yaitu PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri, Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia, Tbk (BBNI), dan PT Bank Central Asia, Tbk (BBCA).

Menurut Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto, dana tersebut akan digunakan untuk mendanai pembangunan Gardu Induk dan transmisi di regional Jawa Bagian Tengah, yang merupakan bagian dari program 35.000 MW.

Sebelumnya, pada Oktober lalu, PLN juga berhasil mendapatkan komitmen pendanaan untuk Program 35.000 MW yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman sindikasi senilai USD 1,62 iliar dengan 20 Bank Internasional.

Sarwono memastikan, kredit sindikasi itu mendapatkan jaminan pemerintah sesuai kriteria dalam Perpres 4 Tahun 2016 dan PMK No. 130 Tahun 2016.

“Selain cost of fund pinjaman yang kompetitif, pendanaan sindikasi ini juga meningkatkan portofolio Rupiah pada pinjaman PLN serta menunjukkan dukungan perbankan nasional dalam mendanai pembangunan infrastruktur,” ujar Sarwono dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/11).

Dia menjelaskan, pembangunan gardu induk dan transmisi di regional Jawa bagian Tengah ini, meliputi pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV di daerah Jawa Tengah, sampai dengan Jawa Barat, termasuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kedung Badak-Bogor Baru, di Jawa Barat.

“Infrastruktur kelistrikan ini sangat penting bagi PLN untuk evakuasi daya dari pembangkit yang berlokasi di Jawa bagian Tengah dan bagian Timur ke sumber beban di Jawa bagian Barat dan Jakarta,” tuturnya.

“Gardu induk  dan transmisi ini akan mengevakuasi sumber energi murah dari pembangkit di bagian tengah dan timur, dan sekaligus meningkatkan keandalan pelayanan sistem Jawa Bali,” imbuhnya.

Sarwono menjelaskan, pembangunan Gardu Induk dan Transmisi ini akan mendukung usaha PLN dalam menyediakan listrik dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat dan kompetitif bagi industri serta bisnis, untuk menunjang pertumbuhan ekonomi nasional.

Mewakili sindikasi Bank, Direktur Corporate Banking PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Kuswiyoto menyatakan bahwa pemberian kredit sindikasi ini merupakan salah satu komitmen bank-bank sindikasi dalam mendukung program pengembangan infrastruktur pemerintah khususnya di sektor kelistrikan untuk mensukseskan program penyediaan listrik serta rasio elektrifikasi nasional. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PNBP ESDM Tembus Rp138,37 T di 2025, Bahlil: Harga Turun Bukan Halangan

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kinerja positif...

Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis Diresmikan, Perkuat Ketahanan Energi Lokal

Jakarta, situsenergi.com Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop...

Kado Tahun Baru! Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) membuka awal 2026 dengan menurunkan harga bahan...

PLTS Percontohan Diluncurkan Di Pulau Sembur

Batam, Situsenergi.com Kementerian Koperasi bersama Pertamina melalui Pertamina NRE meluncurkan Pembangkit Listrik...