Home ENERGI 78% Alokasi Konventer Kit Sulses Sudah Tersalurkan
ENERGI

78% Alokasi Konventer Kit Sulses Sudah Tersalurkan

Share
78% Alokasi Konventer Kit Sulses Sudah Tersalurkan
78% Alokasi Konventer Kit Sulses Sudah Tersalurkan
Share

Selayar, situsenergy.com

Kementerian ESDM bersama Pertamina kembali menyalurkan hibah konverter kit gratis untuk nelayan Selayar sebanyak 1.261 paket. Sehingga untuk nelayan di Sulsel total sudah tersalurkan sebanyak 4.161 paket konverter kit. Terdiri dari Selayar 1.261 paket, Takalar 953, Jeneponto 1.000, dan Bone 947 konverter kit. Adapun alokasi total konverter kit bagi nelayan Sulsel sebanyak 5.314 di wilayah Bone, Bulukumba, Jeneponto, Selayar, Sinjai, Takalar dan Wajo.

Hadir dalam acara penyerahan tersebut Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Adhi Wibowo, Anggota Komisi VII DPR RI, Tamsil Linrung, bersama Bupati Selayar, M. Basil Ali dan Ketua DPRD Selayar, H. Mappatunru serta perwakilan Pertamina.

Adhi Wibowo menjelaskan, suksesnya program ini bukan hanya tugas Pemerintah Pusat saja. Juga ada andil Pemerintah Daerah, dengan cara menyeleksi data nelayan untuk diusulkan kepada Ditjen Migas. ”Sesuai Perpres No.126 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil, kriteria nelayan yang mendapatkan paket konverter kit BBM ke BBG antara lain nelayan yang memiliki kapal ukuran di bawah 5 Gross Tonnage (GT), berbahan bakar bensin atau solar dan memiliki daya mesin di bawah 13 Horse Power (HP),” paparnya.

Sementara General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Tengku Fernanda, menyatakan pihaknya menyiapkan dua agen dan 8 pangkalan untuk mensuplai kebutuhan elpiji 3 kg nelayan di Selayar. “Kebutuhan elpiji 3 kg bagi nelayan Selayar diestimasi sebanyak lebih dari 10.000 tabung per bulan,” ujar Tengku.

“Pertamina berkomitmen untuk mensukseskan program konversi ini. Karena dengan penghematan biaya bahan bakar kapal nelayan tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi nelayan itu sendiri,” tambah dia.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...