Home MIGAS PLN Gaspol Elektrifikasi! Dari Kompor Listrik hingga Mobil EV, Ini 4 Solusi Barunya
MIGAS

PLN Gaspol Elektrifikasi! Dari Kompor Listrik hingga Mobil EV, Ini 4 Solusi Barunya

Share
Penandatanganan kerja sama PLN dengan mitra dalam Green Energy Partnership Summit 2026.
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT PLN (Persero) memperluas bisnis solusi energi terintegrasi untuk pelanggan rumah tangga hingga industri. Melalui kerja sama dengan lebih dari 40 entitas lintas sektor, PLN menyiapkan layanan hunian serba listrik, pengisian daya kendaraan listrik, hingga pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap.

Kolaborasi tersebut berlangsung dalam Green Energy Partnership Summit 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026), melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS). Langkah ini sekaligus mendukung upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada energi impor.

Ketergantungan LPG Impor Jadi Sorotan

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengapresiasi langkah PLN dalam mengembangkan pemanfaatan energi baru terbarukan dan teknologi hemat energi.

Ia juga menyoroti peluang penggunaan kompor listrik untuk mengurangi ketergantungan rumah tangga terhadap LPG impor.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

“Penggunaan kompor listrik ini akan sangat menguntungkan kita di rumah tangga. Kita masih bergantung pada LPG (Liquefied Petroleum Gas), sementara sekitar 80 persen LPG kita impor. Jadi, untuk sektor konsumsi nonsubsidi, kita ingin mengarahkannya ke penggunaan kompor listrik,” kata Eniya.

Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto, mengatakan perluasan elektrifikasi membutuhkan kolaborasi pemerintah, pengembang perumahan, produsen peralatan listrik, mitra stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), hingga pengembang PLTS.

“Asta Cita menempatkan swasembada energi sebagai salah satu fondasi kemandirian bangsa. PLN menerjemahkan arahan itu menjadi langkah konkret dengan mendorong rumah tangga beralih ke energi listrik, memperluas ekosistem kendaraan listrik, dan membuka akses energi hijau bagi industri. Setiap langkah ini mengurangi ketergantungan kita pada energi impor,” ujar Didi.

Empat Solusi Energi yang Disiapkan PLN

Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menjelaskan bahwa perusahaan kini memperluas peran dari penyedia listrik menjadi mitra solusi energi bagi berbagai segmen pelanggan.

“PLN sedang bertransformasi dari electricity provider menjadi energy solutions partner. Kami tidak hanya menjual kilowatt-jam, tetapi menghadirkan solusi energi yang terintegrasi, dari rumah, jalan raya, atap gedung, hingga kawasan industri,” ujar Rozy.

PLN memperkenalkan empat layanan utama melalui Green Energy Partnership Summit 2026:

  1. Eco Grid Living. Paket hunian serba listrik yang mencakup Eco Cooking untuk penggunaan kompor listrik, Eco Charging untuk kesiapan pemasangan pengisi daya kendaraan listrik di rumah, serta Eco Living yang menggabungkan keduanya.
  2. My eStove. Paket penyambungan listrik baru atau penambahan daya yang dilengkapi kompor listrik. Pelanggan dapat mengajukannya melalui PLN Mobile mulai 27 Oktober 2026.
  3. Ekosistem kendaraan listrik. PLN mencatat telah menyediakan 5.120 SPKLU dan 103.116 home charger hingga September 2026 untuk mendukung kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik.
  4. Solar as a Total Solution. Layanan PLTS atap melalui PLN for Business dengan pilihan Solar as a Service tanpa investasi awal atau pembelian langsung sesuai kebutuhan pelanggan.
PLN Ingin Kolaborasi Langsung Terasa

Rozy menegaskan, PLN ingin memastikan kerja sama dengan para mitra memberikan manfaat nyata bagi pelanggan, mulai dari rumah tangga hingga kawasan industri.

“Yang kami tanda tangani hari ini harus segera terasa manfaatnya di lapangan, di rumah-rumah pelanggan, di jalan raya, dan di atap-atap gedung. PLN akan terus membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya, karena kemandirian energi adalah kerja bersama seluruh anak bangsa. Semua ini kami hadirkan bersama mitra untuk solusi yang utuh bagi pelanggan,” pungkasnya. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Bidik Peluang Besar! Indonesia Disiapkan Jadi Hub CCS Asia

Tokyo, Situsenergi.com Pertamina Hulu Energi (PHE) membidik peluang strategis dari bisnis penangkapan...

Bukan Cuma Produksi Migas, Inovasi Mikroalga dan Pupuk Bawa GM Pertamina Raih Penghargaan Presiden

Jakarta, Situsenergi.com Inovasi penangkapan karbon dan pengolahan limbah menjadi pupuk organik mengantarkan...

Pertamina Hulu Rokan Gandeng TNI, Operasi Migas Jambi Jadi Fokus Pengamanan

Jambi, Situsenergi.com Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 memperkuat hubungan dengan TNI...

Buronan Pencurian Minyak Pipa Pertamina Ditangkap di Prabumulih, Ini Awal Terungkapnya Kasus

Jambi, Situsenergi.com Kolaborasi pengamanan lintas wilayah Pertamina bersama aparat penegak hukum membuahkan...