Home MIGAS Pertamina Lirik Limbah Lemak Jadi Bahan Bakar Pesawat, Gandeng PAL Jaya!
MIGAS

Pertamina Lirik Limbah Lemak Jadi Bahan Bakar Pesawat, Gandeng PAL Jaya!

Share
Pertamina Lirik Limbah Lemak Jadi Bahan Bakar Pesawat, Gandeng PAL Jaya!
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Pertamina (Persero) mulai menjajaki peluang mengubah limbah lemak menjadi sumber energi alternatif. Bersama Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (PAL Jaya), Pertamina mengkaji pemanfaatan Fat, Oil, and Grease (FOG) sebagai bahan baku biofuel, termasuk bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza dan Direktur Utama PAL Jaya Untung Suryadi di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Senin (12/10).

Kerja sama tersebut membuka peluang kolaborasi antara sektor energi dan pengelolaan air limbah. Keduanya akan menelaah potensi FOG yang dihasilkan dan/atau dikelola PAL Jaya untuk menjadi bahan baku alternatif pengembangan biofuel.

Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Bernilai

Penjajakan ini membawa pendekatan ekonomi sirkular ke sektor energi. Melalui konsep tersebut, limbah tidak hanya menjadi sesuatu yang harus dikelola, tetapi juga berpotensi menjadi sumber daya yang menghasilkan nilai tambah.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

Bagi Pertamina, inisiatif ini sejalan dengan pengembangan bisnis rendah karbon atau low-carbon business. Perusahaan melihat pendekatan waste to energy sebagai salah satu peluang untuk mengoptimalkan sumber daya alternatif sekaligus mendukung pengembangan energi yang lebih rendah karbon.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza mengatakan, penjajakan bersama PAL Jaya menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bagian dari inisiatif Pertamina menuju transisi energi bersih, sekaligus mendukung upaya pencapaian target emisi rendah karbon secara berkelanjutan,” ujar Oki, Senin (12/10).

Pertamina dan PAL Jaya Lanjutkan Kajian

Meski telah menandatangani MoU, Pertamina dan PAL Jaya masih akan mengkaji potensi pemanfaatan FOG sebagai bahan baku biofuel. Proses ini menjadi tahap awal untuk memahami peluang yang tersedia sebelum kedua pihak menentukan bentuk kerja sama berikutnya.

Kajian tersebut juga bertujuan mengidentifikasi kemungkinan penciptaan nilai tambah dari pemanfaatan limbah secara berkelanjutan. Dengan begitu, potensi FOG dapat ditelaah lebih lanjut untuk mendukung pengembangan bisnis energi rendah karbon.

Melalui penjajakan ini, Pertamina memperluas eksplorasi sumber bahan baku alternatif untuk biofuel, termasuk SAF. Namun, pemanfaatan FOG tersebut masih berada dalam tahap pengkajian dan belum menjadi keputusan implementasi komersial. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina dan Transjakarta Bidik Bus Hidrogen, Dua Unit Ditargetkan Mengaspal pada 2028!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina (Persero) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai menjajaki pengembangan...

Pertamina Hulu Indonesia Borong 5 Penghargaan Humas 2026, Strategi Komunikasi Migas Jadi Sorotan

Surakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) membawa pulang lima penghargaan dalam...

UMKM Binaan Pertamina Siap Go Global, 28 Peserta Dibekali Strategi Ekspor!

Jakarta, Situsenergi.com Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan PT Pertamina...

MotoGP Mandalika 2026 Tuntas, Pertamina Bidik Efek Ekonomi yang Tak Berhenti di Sirkuit!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sukses berlangsung di Pertamina...