Home LISTRIK Kajian Sosial Proyek Gasifikasi Di Kupang Dimulai
LISTRIK

Kajian Sosial Proyek Gasifikasi Di Kupang Dimulai

Share
Kajian Sosial Proyek Gasifikasi Di Kupang Dimulai
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) resmi memulai kajian sosial di sekitar proyek gasifikasi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Kupang Peaker (40 MW) di Desa Lifuleo, Kupang Barat, NTT. Langkah ini dilakukan untuk memetakan kondisi sosial-ekonomi, potensi usaha lokal, dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan yang selaras dengan pembangunan infrastruktur energi.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan menyatakan bahwa keterlibatan warga adalah kunci agar keberadaan proyek memberikan dampak positif secara nyata. Pihaknya ingin memahami kondisi masyarakat di sekitar proyek agar keberadaan PLN dapat memberikan manfaat langsung.

Dukungan masyarakat sangat penting agar proyek berjalan lancar dan manfaatnya dirasakan bersama,” ujar Mamit dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

Pemetaan ini mencakup potensi budidaya rumput laut, ekosistem laut, UMKM tenun ikat khas NTT, hingga kebutuhan sarana dasar seperti air bersih, pendidikan, dan kesehatan. Hasil kajian akan menjadi acuan PLN EPI dalam menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Manager PLN ULP Kupang, I Made Dedik Parnanda Satriadi, serta perwakilan Kecamatan Kupang Barat, Yanti Tumpu Nati. Keduanya menyepakati pentingnya komunikasi yang baik agar keandalan sistem kelistrikan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan warga.

Melalui proyek gasifikasi ini, PLN EPI tidak hanya memperkuat keandalan pasokan energi dan transisi energi bersih di NTT, tetapi juga berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar secara berkelanjutan. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLN Sabet Dua Gelar di CX100 Award 2026, Servis Jadi Senjata Baru BUMN!

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) mengantongi dua pencapaian sekaligus dalam ajang Danantara...

PLN Buka Peluang Cuan Baru untuk Koperasi Desa, 107 KDKMP Sudah Gabung!

Sukoharjo, Situsenergi.com Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kini punya peluang menambah sumber...

PLN Group Borong 4 Penghargaan ASEAN, Hidrogen Hijau Jadi Andalan!

Jakarta, Situsenergi.com Inovasi energi bersih PT PLN (Persero) mencuri perhatian di tingkat...

Listrik MotoGP Mandalika Dijaga Ketat! PLN Siapkan Cadangan Daya 112 MW

Mandalika, Situsenergi.com Di balik deru mesin dan ketatnya persaingan MotoGP Mandalika 2026,...