Home LISTRIK PLN Buka Berburu Karya Jurnalistik, 81 Jurnalis Terbaik Bakal Masuk Seleksi Nasional!
LISTRIK

PLN Buka Berburu Karya Jurnalistik, 81 Jurnalis Terbaik Bakal Masuk Seleksi Nasional!

Share
PLN Journalist Awards 2026 bertema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya
Petugas PLN memasang panel surya pada salah satu sekolah di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Melalui inovasi SuperSUN, PLN mendorong pemanfaatan potensi energi surya setempat untuk memperluas manfaat listrik dan mendukung kemandirian energi di Indonesia.
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PLN Journalist Awards (PJA) 2026 kembali hadir dengan peluang bagi jurnalis di seluruh Indonesia untuk mengangkat isu energi nasional. Mengusung tema “Energi Mandiri, Indonesia Berdaya”, ajang tahunan ini membuka pendaftaran mulai 8 Oktober hingga 6 November 2026.

Jurnalis dapat mengirimkan karya melalui situs resmi https://plnjournalistawards2026.id/. Tahun ini, PLN kembali menggunakan skema regional untuk menjaring karya terbaik dari berbagai wilayah Indonesia.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menilai pers memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami perjalanan Indonesia menuju kemandirian energi. Menurutnya, pemberitaan yang informatif dapat memperkuat pemahaman publik mengenai potensi energi dalam negeri dan dampaknya terhadap perekonomian.

“Energi adalah fondasi bagi kemandirian sebuah bangsa. Ketika kita mampu mengoptimalkan kekuatan dan potensi energi dalam negeri, kita tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing Indonesia,” ujar Darmawan.

Enam Kategori, Tiga Subtema Energi

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa PJA 2026 menyediakan enam kategori lomba. Kategori tersebut mencakup Teks Hard News, Teks Feature, Foto Tunggal, Foto Cerita, Video Hard News, dan Video Feature.

Panitia mensyaratkan karya menggunakan bahasa Indonesia serta sudah terbit atau tayang di media massa umum pada periode 23 Oktober 2025 hingga 6 November 2026.

Untuk memperkaya sudut pandang pemberitaan, PLN menetapkan tiga subtema. Ketiganya meliputi swasembada energi melalui optimalisasi potensi dalam negeri, energi untuk pertumbuhan dan daya saing Indonesia, serta pemerataan akses dan manfaat energi bagi masyarakat.

“Keragaman format karya memberikan kesempatan bagi jurnalis untuk mengangkat isu energi dari berbagai sudut pandang dan menyampaikannya dengan kekuatan masing-masing karya jurnalistik. Kami berharap PJA 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga wadah untuk menyuarakan cerita bagaimana energi hadir dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” jelas Gregorius.

PLN Siapkan Indonesia Top 81 Journalists

Salah satu bagian penting PJA 2026 adalah seleksi regional yang akan menghasilkan 81 peserta terbaik dalam kelompok Indonesia Top 81 Journalists. PLN membagi peserta ke dalam tiga wilayah, yakni Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, dan luar Jawa.

Peserta yang lolos kemudian harus membuat karya jurnalistik baru sesuai ketentuan lomba untuk mengikuti penilaian lanjutan. Dewan juri independen akan menilai karya tersebut sebagai dasar penentuan pemenang utama pada setiap kategori.

Gregorius mengajak jurnalis menggali potensi dan tantangan energi di daerah masing-masing agar publik mengenal lebih dekat perkembangan sektor energi di berbagai wilayah Indonesia.

“Setiap daerah memiliki tantangan dan potensi energi yang berbeda. Kami mengajak jurnalis di seluruh Indonesia untuk mengangkat cerita terhadap berbagai upaya membangun kemandirian energi di wilayahnya, sehingga masyarakat dapat melihat lebih dekat beragam perkembangan energi di Tanah Air,” pungkas Gregorius.

Tampak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mrica dengan kapasitas 180 megawatt (MW) yang berada di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. PLTA yang berdiri sejak tahun 1988 ini menjadi salah satu pembangkit hijau penopang sistem kelistrikan Jawa dan Bali.

Pendaftaran dan pengiriman karya berlangsung hingga 6 November 2026 melalui situs resmi PJA 2026. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLN Buka Jalan Investasi Hijau, Investor Global Kini Punya Jurus Baru

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) mulai memperkuat pasar energi hijau Indonesia dengan...

Selangkah Lagi, Gas Natuna Siap Aliri Pembangkit Listrik Batam

Jakarta, Situsenergi.com Pasokan energi listrik di Batam akan semakin andal seiring dengan...

Mesin Diesel Jadi Listrik, Kisah Ibu 74 Tahun Bikin Kepala SKK Migas Kagum

Jakarta, Situsenergi.com Ada cerita tak biasa di balik kunjungan Kepala SKK Migas...

MotoGP Mandalika Tinggal Hitungan Hari, PLN Siapkan 500 Personel dan Cadangan 47 MW

Mandalika, Situsenergi.com MotoGP Mandalika 2026 tinggal menghitung hari. PT PLN (Persero) menggelar...