Jakarta, Situsenergi.com
PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA) mulai mengarahkan radar bisnisnya lebih jauh. Setelah memperkuat pasar non-captive di dalam negeri, perusahaan kini membuka akses peluang internasional dengan membawa kompetensi dan teknologi ke Irak.
Langkah tersebut terlihat dalam partisipasi Elnusa pada Iraq International Oil, Gas, Energy and Petrochemical Exhibition and Conference (IRAQ OGEP) 2026 di Basra, Irak, 24–27 September 2026.
Elnusa mengikuti ajang tersebut bersama PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) serta PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling). Kolaborasi ini menjadi ruang untuk membaca kebutuhan pasar, bertemu calon pelanggan, dan mencari peluang kerja sama.

Pasar Non-Captive Makin Besar
Strategi ekspansi Elnusa mulai menunjukkan kontribusi terhadap bisnis perusahaan. Hingga Semester I 2026, pelanggan pihak ketiga menyumbang sekitar 22% terhadap pendapatan Elnusa.
Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji mengatakan perusahaan tidak sekadar mengejar pasar baru, tetapi ingin mengubah kompetensi yang sudah dimiliki menjadi peluang bisnis bernilai.
“Bagi Elnusa, perluasan pasar bukan semata-mata mengejar tambahan pendapatan. Kami ingin memastikan kompetensi, teknologi, dan pengalaman yang telah dimiliki dapat dikonversi menjadi peluang pertumbuhan yang memberikan nilai ekonomi,” ujar Rustam.
Karena itu, Elnusa memilih pendekatan selektif dengan mempertimbangkan daya saing, profitabilitas, risiko, serta potensi penciptaan nilai jangka panjang.

Bawa Teknologi Seismik ke Irak
Dalam IRAQ OGEP 2026, Elnusa memperkenalkan teknologi 30K/35K Channel Seismic Recording dan CPU Seismic Data Processing. Teknologi tersebut menjadi bagian dari solusi geoscience terintegrasi, mulai dari akuisisi hingga pengolahan data.
Pendekatan ini membuat Elnusa tidak hanya menawarkan peralatan atau teknologi secara terpisah. Perusahaan juga menggabungkan personel, kompetensi, teknologi, dan pengalaman eksekusi untuk memenuhi kebutuhan eksplorasi pelanggan.
Sinergi Pertamina Jadi Modal
Elnusa sebelumnya telah mengerjakan berbagai proyek di Asia, Timur Tengah, dan Afrika. Pekerjaan tersebut mencakup survei dan pemrosesan data seismik, workover services, well monitoring, dukungan geofisika offshore, hingga penyediaan OCTG.
Kini, pengalaman internasional PIEP, kemampuan drilling Pertamina Drilling, serta kompetensi geoscience dan layanan energi Elnusa menjadi kombinasi yang dapat memperkuat penawaran di pasar global.
“Setiap peluang yang kami kembangkan harus memiliki business case yang sehat. Kami akan melihat bagaimana peluang tersebut dapat meningkatkan utilisasi kapabilitas dan aset, memberikan return yang sejalan dengan risiko, serta memperkuat kualitas portofolio Elnusa,” tambah Rustam.
Ke depan, Elnusa akan terus mengembangkan pasar non-captive domestik dan internasional dengan mengandalkan operational excellence, disiplin biaya, teknologi, inovasi, serta sinergi Pertamina Group. (***)
Leave a comment