Mandalika, Situsenergi.com
MotoGP Mandalika 2026 tinggal menghitung hari. PT PLN (Persero) menggelar Apel Siaga Keandalan Pembangkit untuk memastikan pasokan listrik tetap aman selama balapan internasional berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
PLN mengerahkan lebih dari 500 personel untuk mengawal pembangkit, energi primer, peralatan pendukung, serta sistem pengendalian kelistrikan di sejumlah lokasi prioritas.
Cadangan Listrik Capai 47 MW
Sistem kelistrikan Lombok memiliki daya mampu pasok hingga 438 megawatt (MW). Sementara itu, beban puncak selama MotoGP Mandalika 2026 diproyeksikan mencapai 391 MW sehingga tersedia cadangan daya sebesar 47 MW.
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo mengatakan kesiapan pembangkit menjadi salah satu fondasi utama untuk menjaga pasokan listrik selama ajang tersebut.
“Ajang internasional seperti MotoGP membutuhkan dukungan kelistrikan dengan tingkat keandalan yang tinggi. Karena itu, seluruh aspek pembangkitan kami pastikan dalam kondisi siap, mulai dari unit pembangkit, energi primer, personel, sistem pengendalian, hingga peralatan cadangan,” ujar Rizal.
PLN Tambah Genset hingga Kendaraan Pendukung
PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara juga memperkuat sistem di kawasan Sirkuit Mandalika. Tim telah memobilisasi genset ke lokasi sirkuit serta menyiapkan 30 kendaraan pendukung dan material cadang gangguan untuk mempercepat penanganan jika terjadi kondisi darurat.
General Manager PLN UIK Dwipantara Sujana mengatakan seluruh pembangkit dalam kondisi siap operasi dengan dukungan energi primer yang memadai.

“Kami menyiagakan seluruh unit pembangkit dalam kondisi siap operasi dan didukung ketersediaan energi primer yang memadai. Kami juga memperkuat kesiapan di lapangan melalui penempatan genset backup, personel siaga, kendaraan pendukung, serta material cadang gangguan sehingga setiap potensi kondisi abnormal dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi,” kata Sujana.
Ada Green Genset Control Room
PLN juga mengandalkan Green Genset Control Room (GGCR) di kawasan Sirkuit Mandalika. Posko tersebut berfungsi untuk memantau dan mengendalikan kondisi pembangkitan selama masa siaga, serta menggunakan energi surya sebagai sumber energinya.
“Melalui Green Genset Control Room, proses pemantauan dan pengendalian dapat dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan responsif,” ucap Sujana.
Selain itu, PLN telah menyiapkan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 7 unit genset, dan 3 Unit Gardu Bergerak (UGB). Tim juga terus memantau kondisi infrastruktur kelistrikan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak selama gelaran MotoGP berlangsung.
Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal turut mengapresiasi persiapan PLN. Menurutnya, keandalan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung MotoGP Mandalika 2026 yang akan menjadi perhatian internasional.

“Kami mengapresiasi kesigapan PLN yang telah mempersiapkan sistem kelistrikan secara menyeluruh,” ujar Muhamad Iqbal. (*)
Leave a comment