Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali mengapresiasi berbagai terobosan pemberdayaan masyarakat melalui ajang CID Upstream Award 2026. Kompetisi ini menjadi wadah untuk mengukur sekaligus mendorong peningkatan kualitas program sosial di lingkungan Subholding Upstream.
Tahun ini, PHE membawa tema Collective Actions for Collective Goals. Tema tersebut menegaskan bahwa keberlanjutan membutuhkan keterlibatan bersama agar manfaat program dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Ratusan Inovasi Disaring
Sebanyak 236 entri masuk dalam kompetisi tahun ini. Proses seleksi kemudian menghasilkan 72 finalis yang berhak mengikuti tahap penjurian akhir.
Dari proses tersebut, juri memilih 29 pemenang dan dua Best of The Best. PHE juga menerapkan pembagian dua cluster untuk mengakomodasi perbedaan cakupan serta kompleksitas wilayah kerja.
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE Eri Sulistyo Sutikno mengatakan perusahaan perlu menjaga hubungan sosial sebagai bagian dari keberhasilan aktivitas hulu migas.
“Kegiatan produksi yang bicara KPI dan peningkatan tetap harus diimbangi dengan bagaimana kita berintegritas dan berkolaborasi dengan sosial setempat,” ujar Eri.
PHE tahun ini juga menghadirkan kategori Best CID for Social License to Operate. Penghargaan tersebut menilai kemampuan pimpinan membangun penerimaan masyarakat dan memperkuat relasi dengan para pemangku kepentingan.

Eri pun meminta seluruh pengelola program tidak berhenti melakukan inovasi. Ia mendorong program yang telah menunjukkan hasil nyata untuk diperluas dan diterapkan di wilayah lainnya.

“Justru kita harus memperbanyak roll-out program-program CID yang berdampak signifikan,” tegasnya.
Pada kategori tertinggi, PHR Regional 1 Sumatra kembali keluar sebagai Best of The Best Cluster 1. Sedangkan PIEP Regional 5 Internasional menjadi pemenang Best of The Best Cluster 2.

PHE menilai penguatan program sosial turut mendukung penerapan prinsip ESG. Selain memberikan manfaat kepada masyarakat, pendekatan tersebut membantu perusahaan menjaga hubungan dan keberlanjutan kegiatan operasi hulu migas. ***
Leave a comment