Home Uncategorized LPDB KUMKM Minta Lampung Dapat Cairkan Dana LPDB Tahun Ini
Uncategorized

LPDB KUMKM Minta Lampung Dapat Cairkan Dana LPDB Tahun Ini

Share
LPDB KUMKM Minta Lampung Dapat Cairkan Dana LPDB Tahun Ini
LPDB KUMKM Minta Lampung Dapat Cairkan Dana LPDB Tahun Ini
Share

Jakarta, situsenergy.com

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mendorong agar Propinsi Lampung dapat menyerap dana bergulir yang telah disiapkan pemerintah. Pasalnya, tahun 2017 lalu, Lampung tidak mencatat adanya realisasi pencairan dana bergulir.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo, mengatakan sejak tahun 2008 hingga 2016, LPDB-KUMKM telah menyalurkan sekitar Rp154,89 miliar dana bergulir untuk Provinsi Lampung. Namun pada 2017 tidak ada pencairan sama sekali. Braman berharap, dari pengalokasian dana bergulir LPDB-KUMKM, koperasi dan UMKM dapat lebih berkembang. Sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi angka pengangguran, serta mensejahterakan masyarakat.

’’Kami harapkan sosialisasi dan bimbingan teknis ini dapat membantu para pelaku usaha koperasi dan UMKM mengajukan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir ke LPDB-KUMKM. Juga menjadi perhatian bagi Dinas yang membidangi koperasi dan UKM di Lampung untuk mendukung KUMKM potensial di wilayah binaannya,” ujar Braman dalam keteranganya, Kamis (30/8).

LPDB-KUMKM sendiri merupakan satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM yang berbadan hukum Badan Layanan Umum (BLU), dengan tugas pokok melaksanakan pengelolaan dana bergulir untuk pinjaman/pembiayaan KUMKM sesuai peraturan perundang-undangan. Secara akumulasi, penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM sejak September 2008 hingga Agustus 2018, total tersalur Rp8,53 triliun kepada 1.017.481 UMKM. Hingga saat ini terdaftar 76 mitra koperasi sekunder, 2.547 mitra koperasi primer, 371 mitra LKBB dan LKB, serta 1.307 UMKM Strategis. Dengan serapan tenaga kerja mencapai 1.853.988 orang.

Braman menambahkan, suku bunga kredit perbankan tahun 2018 saat ini rata-rata sekitar 17 persen. Namun suku bunga LPDB-KUMKM 4,5 persen (Pertanian, Perikanan, dan Perkebunan) atau 0,2 persen per bulan, sektor riil 5 persen (KUMKM sektor manufaktur, kerajinan, industri kreatif) atau 0,27 persen per bulan, simpan pinjam 7 persen sliding (koperasi simpan pinjam, Lembaga Keuangan Bank, Lembaga Keuangan Bukan bank dan Badan Layanan Umum Daerah).

’’Kami hadir sebagai solusi dengan menawarkan bungarendah, sehingga diharapkan dapat mempermudah calon mitra mengakses pembiayaan dana bergulir LPDB-KUMKM. Calon mitra juga dapat mengajukan permohonannya langsung ke LPDB-KUMKM ataupun melalui jasa pengiriman,” sebutnya.

Dalam membantu percepatan dan memperluas jangkauan penyaluran dana bergulir, menurutnya diperlukan kerjasama antara LPDB-KUMKM dengan lembaga penjaminan, seperti Jamkrindo. Hal itu sebagai bentuk perwujudan LPDB-KUMKM sebagai lembaga inklusif yang berarti terbuka menjalin kerjasama untuk mewujudkan tri sukses LPDB-KUMKM, yaitu sukses penyaluran, sukses pemanfaatan, dan sukses pengembalian. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

BLOK MASELA: Akhirnya Presiden Prabowo Mengeksekusinya

Oleh : Gunawan Adji* “Mengapa sebuah proyek strategis nasional dapat tertunda selama...

HILIRISASI BATU BARA: Mitigasi Risiko—DME vs. Syngas

Serial Pemikiran Hilirisasi Batu Bara Oleh: Gunawan Adji* “Semakin besar investasi negara,...

PHE Genap 19 Tahun, Kuasai 65 Persen Produksi Minyak Nasional dan Perkuat Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menandai usia ke-19 dengan memperkuat...

Pertamina Drilling Dorong Green Drilling Lewat Sustainability Talk pada Hari Lingkungan Hidup 2026

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia memperkuat komitmen terhadap operasional ramah...