Jakarta, Situsenergi.com
Pertamina terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan panas bumi yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE). Salah satu pencapaiannya terlihat di PLTP Kamojang, Jawa Barat, yang mencatat rekor produksi listrik tertinggi selama tiga tahun berturut-turut.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Kamojang menjadi bukti bahwa energi panas bumi mampu menopang ketahanan energi sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih.

“Panas bumi menjadi salah satu bukti nyata perjalanan panjang energi bersih Indonesia. Potensinya yang ditemukan di Kamojang pada 1926 kemudian dilanjutkan pengembangannya oleh Pertamina melalui operasional PLTP Kamojang sejak 1983,” ujar Baron.
Sepanjang 2025, PLTP Kamojang memproduksi listrik sebesar 1.806,41 GWh, naik 1,23 persen dibanding tahun sebelumnya. Melalui lima unit pembangkit dengan kapasitas terpasang 235 MW, fasilitas tersebut memasok listrik stabil bagi lebih dari 260.000 keluarga.

Selain memperkuat pasokan listrik, operasi PLTP Kamojang juga memangkas emisi karbon hingga 1,22 juta ton CO₂ per tahun. Kontribusi itu mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060 sekaligus meningkatkan porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi nasional.
Pjs. General Manager PGE Area Kamojang, Manda Wijaya Kusuma, menegaskan pengembangan panas bumi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
“Keandalan tersebut tidak terlepas dari pengelolaan aspek operasi, keselamatan, keandalan aset, serta integritas dalam menjalankan seluruh proses bisnis,” kata Manda. (*)
Leave a comment