Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina (Persero) menempati peringkat ketiga dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026. Capaian ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk memperkuat layanan energi sekaligus menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika sektor energi global.
Penghargaan tersebut diterima Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza dalam acara Executive Dinner dan Penyerahan Awards Fortune Southeast Asia 500 di Jakarta.
Oki mengatakan Pertamina terus menjalankan strategi pertumbuhan ganda dengan mengoptimalkan bisnis yang ada serta mengembangkan bisnis rendah karbon.

“Pertamina menjalankan strategi pertumbuhan ganda yaitu memaksimalkan bisnis existing dan membangun bisnis rendah karbon. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketahanan dan transisi energi berjalan secara bersamaan,” ujar Oki.
Ia menambahkan perusahaan juga berpegang pada prinsip 4A dan 1S, yakni ketersediaan, kemudahan akses, keterjangkauan harga, kualitas, serta keberlanjutan dalam penyediaan energi bagi masyarakat.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menilai pencapaian tersebut merupakan amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kinerja dan pelayanan.
“Peringkat ini kami maknai sebagai amanah untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperkuat kontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional,” kata Baron.

Menurutnya, pengakuan di tingkat regional menjadi motivasi bagi Pertamina untuk terus berinovasi dan memastikan kebutuhan energi nasional terpenuhi secara aman, andal, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (*)
Leave a comment