Jakarta, situsenergi.com
Menjelang lonjakan penerbangan saat liburan pertengahan tahun, PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan avtur di Bali tetap terjaga. Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan turun langsung meninjau Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai untuk memastikan operasional berjalan optimal.
Menurut Iriawan, keandalan AFT Ngurah Rai menjadi faktor penting dalam menjaga mobilitas masyarakat sekaligus menopang aktivitas ekonomi dan konektivitas udara menuju Pulau Dewata. Ia menegaskan seluruh prosedur harus berjalan sesuai standar karena berkaitan erat dengan keselamatan penerbangan.

AFT Ngurah Rai yang dikelola PT Pertamina Patra Niaga memiliki kapasitas penyimpanan avtur mencapai 24.300 kiloliter dengan rata-rata penyaluran sekitar 1.495 kiloliter per hari untuk melayani penerbangan domestik dan internasional.
Aviation Fuel Terminal Manager Ngurah Rai I Komang Susila Gosa mengatakan pemeriksaan kualitas avtur dilakukan secara rutin melalui uji visual, pengujian spesifikasi produk, hingga penerapan aspek keselamatan kerja sejak proses penerimaan, penyimpanan, sampai penyaluran ke pesawat.
Dalam kunjungan tersebut, Iriawan juga mengapresiasi para Perwira Pertamina yang tetap bertugas secara profesional di hari libur. Menurutnya, disiplin dan integritas pekerja menjadi kunci menjaga standar keselamatan aviasi.
Ia menegaskan penerapan HSSE menjadi prioritas utama Pertamina tanpa kompromi terhadap keselamatan pekerja, keamanan fasilitas, maupun perlindungan lingkungan.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menilai kelancaran pasokan avtur berperan besar dalam mendukung sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi. Dengan kesiapan fasilitas dan standar operasional yang ketat, Pertamina berkomitmen menjaga kelancaran penerbangan selama periode liburan sekolah dan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali. (*)
Leave a comment