Jakarta, Situsenergi.com
Kementerian Perindustrian memperkuat langkah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 dengan memverifikasi emisi gas rumah kaca di sektor ketenagalistrikan. Upaya ini dijalankan melalui Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik (BBSPJIKKP).
Tim BBSPJIKKP melakukan verifikasi langsung terhadap laporan emisi di PLTU Banjarsari, Sumatera Selatan. Proses ini mencakup pemeriksaan dokumen, metode perhitungan, hingga pengecekan lapangan agar data sesuai dengan kondisi operasional.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan emisi. “Pengendalian dan pelaporan emisi yang transparan menjadi fondasi penting dalam menjaga daya saing industri nasional,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Kepala BSKJI, Emmy Suryandari, menambahkan unit teknis di bawahnya berperan strategis dalam mendorong implementasi industri hijau melalui layanan yang kredibel.
Langkah ini sejalan dengan Permen ESDM No.16/2022 yang mewajibkan pembangkit listrik melaporkan emisi setiap tahun dan menjalani verifikasi oleh lembaga berkompeten.
Kepala BBSPJIKKP, Cahyadi, menekankan verifikasi ini tidak sekadar memenuhi aturan. “Langkah ini mendorong efisiensi energi, meningkatkan kredibilitas pelaporan, dan menjadi dasar kebijakan penurunan emisi berbasis data akurat,” katanya.
Dengan langkah ini, pemerintah ingin memastikan industri bergerak lebih cepat menuju energi bersih sekaligus menjaga daya saing nasional. (DIN/GIT)
Leave a comment