Jakarta, situsenergi.com
Momentum Ramadan dimanfaatkan PT Pertamina (Persero) untuk menebar energi kebaikan. Melalui program sosial bertema “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan”, Pertamina menyalurkan santunan kepada lebih dari 29 ribu anak yatim serta bantuan sembako bagi hampir 106 ribu masyarakat prasejahtera di berbagai daerah Indonesia.
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda sosial tahunan. Menurutnya, Ramadan menjadi waktu terbaik untuk memperkuat kepedulian sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Karena itu Pertamina tidak hanya mengalirkan energi, tetapi juga menghadirkan keberkahan bagi masyarakat,” ujar Simon saat acara buka puasa bersama anak yatim di Grha Pertamina, Jakarta.
Sepanjang Ramadan 2026, berbagai entitas Pertamina Group menggelar kegiatan santunan dan berbuka puasa bersama di sejumlah wilayah. Secara keseluruhan, 29.634 anak yatim dan 105.982 masyarakat prasejahtera ikut merasakan program berbagi tersebut.
Selain santunan, Pertamina juga menggelar sejumlah kegiatan sosial seperti Pertamina Berbagi Kebahagiaan (Berkah) yang berisi edukasi, kegiatan keagamaan, hingga penyaluran pakaian layak pakai, buku, dan mainan bagi panti asuhan.
Program sosial lain juga berjalan melalui BAZMA Pertamina lewat inisiatif SEBARAN (Semangat Berbagi Baju Lebaran). Program ini menyalurkan pakaian Lebaran bagi lebih dari 1.000 anak yatim dan duafa, termasuk penyandang disabilitas di berbagai kota.
Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menilai rangkaian kegiatan ini memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat.

“Program ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyalurkan energi kebaikan kepada masyarakat,” jelas Arya.
Lewat program Ramadan ini, Pertamina ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya terasa lewat energi, tetapi juga melalui kepedulian sosial bagi masyarakat Indonesia. (*)
Leave a comment