Home ENERGI Pemerintah Terapkan Mekanisme Penyambungan Listrik Gratis
ENERGI

Pemerintah Terapkan Mekanisme Penyambungan Listrik Gratis

Share
JIBI/Bisnis/Paulus Tandi Bone PENJUALAN LISTRIK Teknisis Pengerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) mengerjakan perawatan jaringan listrik di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/4). PT Perseroan Listrik Negara (Persero) akan terus melakukan efi siensi untuk menekan beban usaha seiring dengan meningkatnya harga energi primer. Saat ini kontrak pembelian listrik rata-rata sebesar US$4 sen—US$5 sen per kWh atau lebih hemat sekitar US$1 sen—US$2 sen.
Share

Jakarta, situsenergy.com

Untuk menpercepat capaian rasio elektrifikasi pemerintah terapkan mekanisme penyambungan listrik gratis bagi masyarakat tidak mamapu melalui perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Program penyambungan listrik gratis untuk masyarakat tidak mampu tersebut bakal dilakukan 35 perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mendorong pencapaian penyebaran ‎kelistrikan alias rasio elektrifikasi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) , Ignasius Jonan mengatakan, saat ini masih ada 2,4 juta keluarga di Indonesia yang belum menikmati sambungan listrik.‎ Sedangkan  khusus di DKI Jakarta saat ini ada 32 ribu keluarga yang tidak mampu menyambung listrik.

“Di DKI Jakarta ada 32 ribu yang tidak mampu menyambung listrik,” kata Jonan, di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Selasa (7/8).

Jonan menyambu‎t baik program penyambungan listrik gratis yang dilakukan 35 perusahaan BUMN. Lantaran, masyarakat yang belum menyambung listrik karena tidak mampu, sementara jaringan listrik di pemukimannya sudah ada.

“Ya, perlu ini untuk saudara kita yang belum beruntung ya dibantu‎. Kalau bulanan saya yakin mampu. Kalau memasangpertama kali ya mungkin berat,” katanya.

Ia menambahkan, dengan program tersebut akan mendorong pencapaian target rasio elektrifikasi pada tahun ini ditaretkan 97,5 persen, sedangkan pada 2019 ditargetkan 99 persen. Untuk mencapai target tersebut dia juga sudah meminta Kementerian Keuangan untuk memberikan subsidi penyambungan listrik.

“Sisanya kami sudah minta Menkeu untuk dapat alokasi subsidi khusus untuk penambahan ini mungkin Rp 1 triliun sampai Rp 1,5 triliun untuk memasang sisanya, kalau tidak target rasio elektrifikasi 99,9 persen tidak bisa tercapai,” pungkas Jonan.(mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bank Tanah Sediakan Lahan untuk PLTS 100 GWp

Jakarta, situsenergi.com Badan Bank Tanah menyiapkan lahan seluas 76 hektare di Kabupaten...

Gempa NTT Guncang Layanan Kesehatan, ESDM Kirim 48 Genset ke 7 Kabupaten

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan 48 genset...

Sofyano Zakaria: Streamlining Jangan Mengorbankan Kedaulatan Negara Atas Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com Pengamat Kebijakan Energi sekaligus Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi),...

Parama Energi Siap Bantu Pendidikan Masyarakat Meulaboh Melalui Beasiswa

Jakarta, situsenergi.com PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) menegaskan komitmen mendukung pendidikan...