Home Uncategorized SWF, Life Cycle Economy dan Ketahanan Energi
Uncategorized

SWF, Life Cycle Economy dan Ketahanan Energi

Share
Share

Oleh: Andi N Sommeng

Ada satu pelajaran tua yang terus berulang dalam sejarah manusia: kemakmuran selalu datang lebih cepat daripada kesadaran untuk menjaganya.

SWF-Sovereign Wealth Fund

Kisah Nabi Yusuf, baik dalam Perjanjian Lama maupun Al-Qur’an, sebenarnya bukan hanya kisah mimpi dan kelaparan . Ia adalah pelajaran tentang ekonomi waktu.

Tujuh tahun kelimpahan disimpan untuk tujuh tahun kesulitan . Sederhana, tetapi di situlah lahir gagasan yang kini kita kenal sebagai sovereign wealth fund: menabung surplus hari ini agar negara tidak runtuh esok hari. Yang disimpan bukan sekadar gandum, melainkan stabilitas.

Life Cycle Economy

Sementara itu, Al-Qur’an berbicara tentang manusia sebagai makhluk yang berjalan dalam siklus: lemah, kuat, lalu lemah kembali.
Itulah life cycle ekonomi dalam bentuk paling sunyi.

Di zaman kita, gandum itu bernama energi.
Minyak, gas, batubara, listrik, bahkan angin dan matahari, semuanya adalah panen dari bumi. Dan seperti panen di lembah Nil, ia juga mengenal musim:
harga naik dan turun, cadangan menipis, teknologi berubah, geopolitik bergetar .
Ketahanan energi, pada akhirnya, bukan hanya soal menemukan sumber baru, melainkan tentang menyisakan cukup untuk esok hari.
Negara yang bijak tidak menghabiskan semua sumurnya untuk hari ini. Ia menyimpan , mengelola , dan menyiapkan masa ketika sumur tak lagi deras. Di situlah lumbung gandum berubah menjadi tangki penyimpanan, jaringan pipa, cadangan strategis, dan dana abadi energi .
Bentuknya berubah, tetapi hikmahnya sama: menjaga negeri agar tidak lapar ketika musim berubah.

Hidup ternyata bukan garis lurus, melainkan lingkaran. Itulah life cycle economy , bekerja ketika mampu, menyimpan ketika cukup, dan berharap ketika tenaga telah redup. Negara pun demikian. Ada masa menemukan, masa memproduksi, masa mengimpor, dan mungkin suatu hari masa berhemat.
Peradaban, seperti manusia, memiliki usia.
Ada satu benang yang mengikat semuanya:
kesadaran akan keterbatasan. Bahwa sumur bisa kering.
Bahwa tubuh bisa lelah. Bahwa kemakmuran, seperti embun pagi, indah tetapi tidak tinggal lama. Dan mungkin di situlah kebijaksanaan ekonomi yang paling tua; bahwa kesejahteraan bukan tentang seberapa banyak yang kita ambil dari bumi hari ini,
melainkan seberapa lama bumi itu masih mampu memberi,
untuk musim yang belum datang,
dan untuk anak-anak yang belum lahir.

Manusia bekerja pada masa kuat, menahan diri pada masa cukup, dan berharap cukup pada masa lemah.
Investasi, dalam pengertian ini, bukan sekadar menambah harta, tetapi menjaga kesinambungan hidup.
Ada benang halus yang menghubungkan keduanya: kesadaran bahwa waktu tidak pernah datar.
Negara yang bijak menyimpan saat berlimpah.
Manusia yang bijak menyiapkan masa tua ketika masih muda.
Keduanya berangkat dari satu pengakuan yang sama:
masa depan tidak dapat dikendalikan, tetapi dapat dipersiapkan.

Dan mungkin di situlah inti ekonomi yang paling tua,
bahwa kesejahteraan bukan tentang apa yang kita habiskan hari ini, melainkan apa yang masih tersisa ketika musim berubah.

|A||N||S|
Dosen-GBUI
Buittenzorg,
8Februari2026

Verba volant, scripta manent

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PGE dan PLN Tancap Gas Garap Panas Bumi Sulawesi–Sumatra, Target Energi Bersih Makin Nyata

Jakarta, situsenergi.com Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan PLN memperkuat kolaborasi strategis untuk...

Integrated Terminal Plumpang Jadi Benteng Kualitas BBM, Pertamina Buka Dapur Teknologi ke Pemred Media

Jakarta, situsenergi.com Pertamina membuka akses langsung kepada para pemimpin redaksi media nasional...

Jakarta Electric PLN Mobile Amankan Kemenangan Sempurna atas Medan Falcons, Peluang Final Four Terbuka Lebar

Bojonegoro, situsenergi.com Jakarta Electric PLN Mobile menunjukkan performa impresif di putaran kedua...

Bandara Pinang Kampai Dumai Resmi Aktif Lagi, Pelita Air Buka Jalan Rute Strategis Sumatra

Dumai, situsenergi.com Kabar penting datang dari sektor transportasi udara nasional. PT Pelita...