Home MIGAS Defisit Migas Melebar! Oktober 2025 Tembus USD1,92 Miliar, Ekspor Anjlok Tajam
MIGAS

Defisit Migas Melebar! Oktober 2025 Tembus USD1,92 Miliar, Ekspor Anjlok Tajam

Share
Defisit migas Oktober 2025 melebar ke USD1,92 miliar akibat ekspor anjlok, sementara impor tetap tinggi hingga tekan surplus perdagangan nasional.
Share

Jakarta, situsenergi.com

Neraca perdagangan migas kembali berdarah pada Oktober 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan defisit migas mencapai USD1,92 miliar, dipicu ambruknya ekspor minyak mentah dan produk turunannya. Kondisi ini menyeret defisit kumulatif Januari–Oktober menjadi USD15,63 miliar, sehingga menekan surplus perdagangan barang yang hanya mampu bertahan di level USD35,88 miliar.

Ekspor migas mengalami penurunan signifikan. Sepanjang Januari–Oktober 2025, nilai ekspor hanya USD10,93 miliar, merosot 16,11 persen dibanding tahun lalu. Tekanan makin dalam pada Oktober, ketika ekspor migas anjlok 33,60 persen yoy ke posisi USD0,9 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, membeberkan dua penyebab utama penurunan tersebut.
“Penurunan nilai ekspor pada Oktober terutama didorong oleh minyak mentah turun 54,68 persen dan hasil minyak turun 40,11 persen,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Impor migas pun tidak memberikan ruang lega. Nilainya pada Oktober 2025 mencapai USD2,81 miliar, ikut melemah 23,32 persen yoy. Namun secara kumulatif, impor tetap menjadi faktor besar yang memperlebar defisit migas sepanjang tahun.

Pudji menegaskan bahwa surplus perdagangan nasional tetap bergantung pada sektor nonmigas. “Surplus perdagangan barang masih ditopang nonmigas, sementara komoditas migas terus mencatat defisit,” jelasnya.

Dengan tekanan berlapis dari ekspor yang rontok dan impor yang masih tinggi, neraca migas menjadi salah satu tantangan terbesar bagi stabilitas perdagangan Indonesia menjelang akhir 2025. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bali Dikebut Pulih! Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM dan 60 SPBU 24 Jam

Denpasar, Situsenergi.com Pertamina Patra Niaga menggenjot pemulihan layanan bahan bakar minyak (BBM)...

Pertamina Bor Cari Migas di Kalimantan Utara, Sumur Tingkilan-001 Dibidik Tembus 1.574 Meter

Mangkupadi, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB) memulai...

Pertamina dan Transjakarta Bidik Bus Hidrogen, Dua Unit Ditargetkan Mengaspal pada 2028!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina (Persero) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai menjajaki pengembangan...

Pertamina Lirik Limbah Lemak Jadi Bahan Bakar Pesawat, Gandeng PAL Jaya!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina (Persero) mulai menjajaki peluang mengubah limbah lemak menjadi sumber...