Home MIGAS Keren! Pertamina Bikin Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah, Asia Tenggara Kalah Start!
MIGAS

Keren! Pertamina Bikin Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah, Asia Tenggara Kalah Start!

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) pertama di Asia Tenggara. Bahan bakar pesawat ini nggak pakai minyak bumi, tapi minyak jelantah! Siap dipakai maskapai nasional, SAF jadi senjata Indonesia mengejar target Net Zero Emission 2060 dan rebut pangsa pasar aviasi ramah lingkungan dunia.

Pertamina Patra Niaga resmi tancap gas memasarkan dan menyalurkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) dari Kilang Pertamina Cilacap. Langkah ini jadi gebrakan besar dalam mendukung penerbangan rendah emisi sekaligus memperkuat transisi energi Indonesia.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menegaskan SAF lahir dari inovasi anak bangsa. Minyak jelantah yang dulu dibuang kini berubah jadi bahan bakar ramah lingkungan. “Kita membuktikan mampu jadi pelopor di Asia Tenggara,” tegasnya.

Wakil Dirut Pertamina, Oki Muraza, menambahkan SAF produksi dalam negeri punya kandungan minyak nabati dan Used Cooking Oil (UCO) tertinggi di dunia. Teknologi ini mendukung target dekarbonisasi global dan Net Zero Emission 2060.

Produksi SAF melibatkan ekosistem besar: pengumpulan UCO oleh Pertamina Patra Niaga, pengolahan di Kilang Pertamina Internasional, distribusi kembali oleh Patra Niaga, dan pemanfaatan awal oleh Pelita Air. Ke depan, pasarnya akan meluas ke seluruh maskapai nasional.

Dirut Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, memastikan distribusi SAF siap dijalankan. Produk ini sudah kantongi sertifikasi internasional seperti ISCC untuk CORSIA dan RED-EU. “Pasar siap, produksi siap. Ini wujud komitmen kami pada konsep People, Planet, Profit,” ujarnya.

Mars Ega juga mengajak masyarakat ikut mengumpulkan UCO sebagai bahan baku SAF. “Manfaatnya kembali ke masyarakat, lingkungan, dan ekonomi,” tambahnya.

Dengan ini, Pertamina Patra Niaga resmi jadi Pemasar & Pengelola SAF pertama di Asia Tenggara yang tersertifikasi ISCC CORSIA. Posisi ini menegaskan peran Indonesia sebagai motor penggerak energi bersih dan berkelanjutan di kancah global. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sumur GNK-PD28 Lampaui Target, Pertamina Drilling Catat Produksi hingga 2.184 Barel per Hari

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mencatat capaian baru melalui...

Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Catat Rekor Tertinggi dalam Lima Tahun

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja produksi minyak dan...

Iriawan Ingatkan Pertamina Waspadai Risiko Global, Ketahanan Energi Jadi Prioritas

Jakarta, Situsenergi.com Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, meminta seluruh lini...

Pertamina Ungkap Peran AI dalam Bisnis Energi, Jadi Acuan Transformasi Digital Industri

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina membagikan pengalaman penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial...