Home ENERGI Gandeng Produsen Dan Akademisi, Pemerintah Kembangkan Riset Teknologi Mobil Listrik
ENERGI

Gandeng Produsen Dan Akademisi, Pemerintah Kembangkan Riset Teknologi Mobil Listrik

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian terus melakukan riset dan studi secara komprehensif tentang pentahapan teknologi electrified vehicle didalam negeri dengan menggandeng produsen mobil serta enam perguruan tinggi negeri agar target 20 persen produksi kendaraan emisi karbon rendah terwujud.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, dengan menggandeng salah satu produsen mobil serta enam perguruan tinggi negeri, maka pemerintah bisa terus mendorong pemanfaatan teknologi otomotif melalui program Electrified Vehicle Comprehensive Study atau LCEV, maka target capaian 20 persen produksi kendaraan low emisi di 2025 akan lebih mudah tercapai.

Menurutnya, partisipasi akademisi dalam pengembangan otomotif di Indonesia, bisa mempercepat pengembangan komponen kendaraan di dalam negeri, baik dari sisi software maupun hardware. Beberapa diantaranya menurut dia telah mulai dilakukan, diantaranya pengembangan teknologi baterai, motor listrik, power control unit hingga sistem charging station.

“Infrastruktur yang paling penting adalah pengembangan charging station karena itu kaitannya dengan tegangan berbeda agar cargingnya lebih cepat, dimana ini bisa menjadi solusi atau sebagai pendukung untuk menghasilkan listrik. Penggerak dari kendaran sudah elektrik. Berbeda dengan yang hybrid,” ujar Airlangga di Jakarta, Rabu (4/7).

Sementara itu, dalam tahap pertama, riset akan dilakukan dengan menggunakan 12 mobil listrik dan enam kendaraan konvensional yang dipelajari mengenai aspek teknikal seperti jarak tempuh kendaraan, emisi, infrastruktur dan kenyamanan pelanggan melalui teknologi pelacak data. Sedangkan untuk selanjutnya, data yang sudah didapatkan akan dianalisa dan dikembangkan lebih lanjut.

“Kami berharap, dengan jalinan kerjasama ini, Indonesia akan mampu mengembangkan teknologi mobil listrik secara massal,” pungkasnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PNBP ESDM Tembus Rp138,37 T di 2025, Bahlil: Harga Turun Bukan Halangan

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kinerja positif...

Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis Diresmikan, Perkuat Ketahanan Energi Lokal

Jakarta, situsenergi.com Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop...

Kado Tahun Baru! Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) membuka awal 2026 dengan menurunkan harga bahan...

PLTS Percontohan Diluncurkan Di Pulau Sembur

Batam, Situsenergi.com Kementerian Koperasi bersama Pertamina melalui Pertamina NRE meluncurkan Pembangkit Listrik...