Home LISTRIK Indonesia Punya Super Grid! Listrik Hijau Segera Jadi Kenyataan
LISTRIK

Indonesia Punya Super Grid! Listrik Hijau Segera Jadi Kenyataan

Share
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia (tengah) didampingi Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu (kiri), dan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi (kanan) saat memaparkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034 di Jakarta pada Senin (26/5). Dalam paparannya, Bahlil menyampaikan, guna memperkuat infrastruktur kelistrikan nasional, akan ada penambahan jaringan transmisi sepanjang 47.758 kms dan gardu induk dengan total kapasitas 107.950 MVA hingga sepuluh tahun ke depan.
Share

Jakarta, situsenergi.com

Indonesia bersiap masuk ke babak baru dalam dunia energi. PT PLN (Persero) bakal membangun Green Super Grid, jaringan listrik hijau berskala nasional yang jadi tulang punggung masa depan listrik bersih di Tanah Air.

Rencana besar ini masuk dalam RUPTL 2025–2034 dan bakal menyalurkan listrik dari pembangkit energi baru terbarukan (EBT), seperti matahari dan angin yang tersebar di pelosok, menuju pusat-pusat kebutuhan seperti kota besar dan kawasan industri.

“Potensi EBT kita luar biasa, tapi banyak yang lokasinya jauh dari pusat kota. Kalau gak dibangun jaringan yang kuat, ya percuma,” kata Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, Selasa (3/6/2025).

Total panjang jaringan listrik yang bakal dibangun mencapai 47.758 km sirkuit! Jawa-Bali jadi yang paling panjang dengan 13,9 ribu km, disusul Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga kawasan Indonesia Timur.

Gak cuma itu, PLN juga bakal bangun gardu induk berkapasitas 107.950 MVA dan sistem Smart Grid—jaringan listrik cerdas berbasis teknologi digital dua arah. Ini penting banget buat menjaga stabilitas listrik dari PLTS dan PLTB yang kadang terganggu cuaca.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut Green Super Grid ini jadi kunci agar listrik hijau bisa dinikmati semua warga. “Tanpa transmisi, gak akan ada transisi energi. Ini langkah nyata menuju swasembada energi nasional,” tegasnya.

Proyek ini juga membuka peluang investasi besar, dengan total kebutuhan dana mencapai Rp565,3 triliun. Tapi yang lebih penting, ini bukti kalau Indonesia serius beralih ke energi yang lebih bersih, modern, dan ramah lingkungan. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLTP Lahendong 15 MW Makin Dekat Beroperasi, PGE dan PLN IP Sepakati Tarif Listrik

Bandung, situsenergi.com Konsorsium PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dan PT PLN...

PLN Borong 46 PROPER Emas dan Hijau, Bukti Akselerasi Energi Bersih

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) kembali mencatat kinerja gemilang dengan meraih 46...

PLN Mobile Jadi Andalan WFH, Tambah Daya hingga Lapor Gangguan Kini Lebih Praktis

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) memastikan kenyamanan Work From Home (WFH) tetap...

Dirut PLN Raih Green Leadership, 11 PROPER Emas Perkuat Transformasi Energi Hijau

Jakarta, Situsenergi.com Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, kembali mencetak prestasi dengan meraih...