Home ENERGI PHI Kalimantan Kurangi Emisi 222,87 Ribu Ton di 2024, Bukti Komitmen Operasi Hijau
ENERGI

PHI Kalimantan Kurangi Emisi 222,87 Ribu Ton di 2024, Bukti Komitmen Operasi Hijau

Share
PHI Kalimantan Kurangi Emisi 222,87 Ribu Ton di 2024, Bukti Komitmen Operasi Hijau
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional Kalimantan mencatat pencapaian signifikan dalam upaya pengurangan emisi karbon. Sepanjang tahun 2024, perusahaan berhasil mengurangi emisi hingga 222,87 ribu ton CO2eq, meningkat 32,88 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Manager Environment PHI, Kemas Adrian, menegaskan bahwa capaian ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan operasi hulu migas yang ramah lingkungan. “Setiap langkah efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan pengurangan emisi yang kami ambil merupakan bentuk tanggung jawab terhadap masa depan energi yang lebih bersih,” ujarnya.

33 Program Reduksi Emisi dan Efisiensi Sumber Daya

PHI menjalankan 33 program reduksi emisi sepanjang 2024, termasuk optimalisasi penggunaan energi dan penerapan teknologi ramah lingkungan. Di sisi efisiensi air, PHI berhasil menghemat konsumsi air bersih sebesar 243,102 ribu meter kubik, setara dengan efisiensi 24,12 persen dibandingkan baseline tahun 2020. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka ini mengalami peningkatan hingga 63,8 persen.

Penerapan Prinsip 4R dalam Pengelolaan Limbah

Dalam hal pengelolaan limbah, PHI telah menerapkan 44 program berbasis prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace). Program ini berhasil mengurangi limbah B3 dan non-B3 hingga 72,931 ribu ton. Selain itu, penerapan ekonomi sirkular dalam pengelolaan limbah telah mencapai 84,70 persen, menciptakan efisiensi operasional yang lebih baik.

“Pendekatan inovatif dalam pengelolaan limbah telah memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional perusahaan,” tambah Kemas Adrian.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, PHI terus mengembangkan solusi energi hijau untuk mendukung target dekarbonisasi nasional dan keberlanjutan industri migas di Indonesia. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...