Home ENERGI Dividen Adaro Energy Gunakan Kurs Tengah Rp15.888 Per Dolar
ENERGI

Dividen Adaro Energy Gunakan Kurs Tengah Rp15.888 Per Dolar

Share
Adaro Energy Akan Bangun Smelter Aluminium Senilai USD
Share

Jakarta, situsenergi.com

Manajemen PT Alamtri Resource Indonesia Tbk (dulu bernama PT Adaro Energy Tbk) memutuskan untuk menggunakan patokan nilai kurs per tanggal 18 November 2024 senilai Rp15.888 per USD untuk menentukan besaran nilai pembagian tambahan dividen tunai.

Sekretaris Perusahaan, Mahardika Putranto mengatakan keputusan penggunaan nilai kurs tengah tersebut sebagai tindak lanjut dari hasil RUPSLB yang digelar perseroan beberapa waktu lalu.

“Dengan demikian jumlah keseluruhan tambahan dividen tunai final yang akan dibagikan perseroan dalam mata uang Rupiah adalah sebesar Rp41.775.804.852.062 untuk 30.758.665.900 saham atau sebesar Rp1.358,18 per saham,” kata Mahardika dalam keterangannya, Jumat (29/11/2024). 

Dengan ketetapan penggunaan nilai kurs tengah ini dipastikan tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan. 

Sebelumnya, Alamtri Resource Indonesia di dalam RUPSLB menetapkan pembagian tambahan dividen tunai final tahun buku 2023 senilai total USD2,62 miliar. Angka tersebut sekitar Rp41,6 triliun (dengan asumsi kurs Jisdor saat hari RUPSLB ADRO per 18 November Rp15.848 per USD).(DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Transformasi RSPP, Danantara Siapkan Rp581 Miliar

Jakarta, Situsenergi.com BP BUMN dan Danantara mendorong transformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina...

PGE Bukukan Laba Bersih US$79,6 Juta pada Semester I 2026

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan...

Karhutla Mengintai, Pertamina EP Perkuat Warga Bunyu Hadapi Api

Pulau Bunyu, Situsenergi.com Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pertamina EP...

MENYOAL RENCANA PEMBENTUKAN BLU SEKTOR ENERGI (1)

Marwan Batubara, IRESS Bulan Agustus 2026 lalu beredar naskah Rancangan Peraturan Presiden...