Home LISTRIK Permintaan Meningkat, PT IKT Layani Bongkar Muat Kendaraan Listrik Capai 15.988 Unit
LISTRIK

Permintaan Meningkat, PT IKT Layani Bongkar Muat Kendaraan Listrik Capai 15.988 Unit

Share
Permintaan Meningkat, PT IKT Layani Bongkar Muat Kendaraan Listrik Capai 15.988 Unit
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT) mencatat pertumbuhan penjualan mobil listrik (electric vehicle/ EV) terus menunjukkan pertumbuhan yang cukup menggembirakan di pasar domestik. Hal ini berimbas pada kinerja perseroan sebagai perusahaan yang menangani bongkar muat hingga proses pengiriman kendaraan listrik. 

Direktur Utama IKT Sugeng Mulyadi mengatakan, penjualan EV secara whole sale (pabrik ke dealer) pada periode Januari-Agustus 2024 mencapai 23.045 unit. Jumlah ini lebih tinggi 177,32 persen dibanding periode yang sama di tahun 2023 yang mencapai 8.310 unit. Peningkatan yang signifikan ini menjadi peluang bagi perseroan untuk meningkatkan layanan jasa bongkar muat kendaraan listrik di dalam negeri. 

“Mobil listrik ini berkontribusi 4,11 persen terhadap total penjualan whole sales mobil secara nasional yang berjumlah 560.619 unit hingga Agustus 2024,” kata Sugeng dalam paparan publik di Jakarta, Senin (4/11/2024).

Di IKT sendiri EV yang ditangani hingga periode September 2024 mencapai 15.988 unit. Dari jumlah ini mayoritas merupakan mobil listrik dari China dengan merek BYD yang mencapai 12.519 unit per September 2024. Ditargetkan hingga akhir tahun ini mobil listrik BYD akan masuk ke Indonesia melalui terminal IKT. 

“BYD merencanakan impor mobil listrik sebanyak 30.000 unit tetapi karena terkendala pada proses di impornya (izin) maka direvisi jadi 20.000 unit tahun ini. BYD ini sampai saat ini terus berdatangan dan ditargetkan sampai akhir tahun 2024 semuanya sudah bisa masuk untuk kita tangani,” ulasnya. 

Adapun lima besar EV yang berhasil ditangani perseroan hingga September 2024 yaitu BYD dengan jumlah 12.519 unit. Kemudian Citroen dari Prancis sebanyak 1.221 unit, Vinfast mobil asal Vietnam sebanyak 1.000 unit. Selanjutnya AION sebanyak 614 unit dan Wuling berjumlah 376 unit yang keduanya merupakan mobil buatan China.(DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pemerintah Siapkan Skema Insentif Nonfiskal dan Fiskal untuk Mobil Hybrid serta REEV

Jakarta, Situsenergi.com Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong pemberian insentif nonfiskal bagi...

Kemarau Bikin PLTA Tertekan, PLN Gaspol Tambah Daya 50 MW di Sulawesi!

Sigi, Situsenergi.com Ancaman penurunan pasokan listrik akibat kemarau berkepanjangan mendorong PT PLN...

Bayar Listrik Tak Perlu Jauh-jauh! PLN Gandeng Koperasi Merah Putih di Jabar

Bandung, Situsenergi.com Warga desa di Jawa Barat berpeluang mengakses layanan transaksi listrik...

Listrik Gratis Masuk Dusun Karawang, Kisah Warga Ini Bikin Haru!

Karawang, Situsenergi.com Pemerintah bersama PT PLN (Persero) mempercepat pemerataan akses listrik melalui...