Home MIGAS Pertamina Akan Terus Lakukan Upaya Pengendalian Penyaluran LPG 3Kg
MIGAS

Pertamina Akan Terus Lakukan Upaya Pengendalian Penyaluran LPG 3Kg

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan upaya pengendalian penyaluran LPG 3 kg, antara lain melalui  monitoring penyaluran LPG dan implementasi pencatatan terkait LPG 3 kg di pangkalan melalui Merchant Apps Pertamina.

“Akan terus dilakukan upaya untuk pencatatan dan juga melakukan profiling terhadap konsumen yang melakukan pembelian LPG 3 kg,” kata Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII di Senayan, Selasa (28/5).

Menurutnya, Pertamina juga melakukan proyeksi penyaluran LPG 3 kg tahun 2025 yang untuk tahun 2025 diproyeksikan sebesar 8,46 juta MT. Asumsi proyeksi penyaluran tahun 2025 tersebut mengacu pada pertumbuhan jumlah penduduk tahun 2021–2023 sebesar 1,13 persen per tahun, serta mempertimbangkan upaya pengendalian penyaluran LPG 3 kg melalui kegiatan subsidi tepat LPG 3 kg.

“Besarannya lebih kurang 1,0 persen dibandingkan dengan prognosa yang tadi kami sampaikan untuk di tahun 2024 atau lebih kurang berada 5 persen di atas kuota yang disetujui dan masuk ke dalam APBN di tahun 2024,” papar Riva.

Lebih jauh kata Riva, pihaknya juga memperkirakan penyaluran LPG bersubsidi atau LPG 3 kg akan mengalami pembengkakan sebesar 4,4 persen dari kuota yang dialokasikan pada akhir 2024.

“Prognosis“ penyaluran LPG 3 kg tahun 2024 sebesar 8,38 juta metrik ton (MT) atau over 4,4 persen dari kuota 2024,” ujarnya.

Untuk diketahui, kuota penyaluran LPG 3 kg tahun 2024 adalah sebesar 8,03 MT. Perhitungan tersebut diperoleh Pertamina dengan mempertimbangkan rata-rata penyaluran harian LPG 3 kg hingga April 2024 dan upaya pengendalian kuota LPG 3 kg.

Sebelumnya, ia memaparkan bahwa realisasi penyaluran LPG 3 kg tahun 2024, per April 2024, mencapai 2,69 juta MT atau 1,8 persen melebihi kuota penyaluran hingga April 2024. Adapun kuota penyaluran yang ditetapkan hingga April 2024, yakni sebesar 2,64 juta MT.

“Peningkatan konsumsi masyarakat terkait beberapa kegiatan-kegiatan, baik dari Ramadhan–Idul Fitri, dan juga kegiatan beberapa libur terkait dengan pemilu dan juga hari-hari besar,” kata Riva.(Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Menata Ulang Subsidi BBM untuk Pemerataan Akses Energi Nasional

Oleh : Dina Nurul FitriaAnggota Dewan Energi Nasional Unsur Konsumen 2020–2025 Subsidi...

Pasar Murah Pertamina Dimulai dari Tuban, Paket Sembako Rp211 Ribu Dijual Rp30 Ribu

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) menggelar program pasar murah untuk membantu masyarakat...

IRESS Desak Kejagung Kejar Dugaan Kerugian Pada AP BUMN Rp451 Miliar Terkait Perusahaan Samin Tan

Jakarta, situsenergi.com Penetapan Samin Tan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus...

PGE Borong PROPER Emas, Kamojang 15 Kali Beruntun dan Ulubelu Kian Bersinar

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali mencetak prestasi dengan...