Home MIGAS Maksimalkan Kinerja Tahun 2023, Ini Yang Bakal Dilakukan Pertamina PDC
MIGAS

Maksimalkan Kinerja Tahun 2023, Ini Yang Bakal Dilakukan Pertamina PDC

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Patra Drilling Contractor (Pertamina PDC) komitmen untuk mencapai kinerja perusahaan yang lebih optimal di tahun 2023 ini. Seperti diketahui Pertamina PDC di tahun lalu mampu membukukan pendapatan hingga Rp2,7 triliun dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) sebesar Rp1,8 triliun.

Direktur Utama PDC, Faried Iskandar Dozyn mengatakan untuk mencapai kinerja yang lebih baik di tahun ini dia mengingatkan agar seluruh perwira selalu mematuhi tata nilai AKHLAK dalam melakukan setiap pekerjaan. Komitmen HSSE dan Komitmen Anti Penyuapan sebagai bentuk kesungguhan manajemen terhadap aspek safety dan penerapkan budaya kerja anti suap dan anti korupsi juga harus digalakkan.

“Untuk pencapaian hingga semester pertama 2023 ini, saya ingatkan bahwa masih banyak yang harus dikejar agar bisa mencapai target Key Performance Indicator (KPI) dan RKAP,” kata Faried dalam acara Town Hall Meeting di Jakarta, Rabu (24/5/2023).

Faried juga mengpresiasi atas berbagai penghargaan yang diraih selama tahun 2022 lalu. Dia berharap kedepan kinerja yang positif ini bisa terus ditingkatkan. Seperti diketahui pada tahun 2022 lalu Pertamina PDC konsisten menerapkan Health, Safety, Security, and Environmental (HSSE) dan mampu mencatat zero accident dan zero LTI, dengan total 6.786.105 jam kerja selamat hingga akhir Desember 2022.

“Sesuai milestone 2023-2024, PDC akan fokus kepada prioritisasi business unit yang memiliki profitabilitas yang optimal, melakukan proses shifting market share manpower dengan mencari pasar untuk service contract, serta penguatan bisnis EPC dan HTE. Kita harus bekerja cerdas, bekerja keras, untuk memastikan milestone ini tercapai,” lanjutnya.

Sementara itu Direktur Operasi dan Marketing PDC, Apriandy Zainuddin menyatakan bahwa tantangan di industri migas kedepan semakin beragam setelah mampu melewati masa sulit saat pandemi COVID-19.

Kardaya Warnika: Reformasi Subsidi BBM Harus Utamakan Stok

Kendati kondisinya mungkin saja berat, terlebih jika PDC tidak dapat memitigasi dan menyiasatinya, baik Faried dan Apriandy percaya seluruh insan PDC akan melakukan yang terbaik untuk memperoleh hasil maksimal.

“Bukan hanya Indonesia, tantangan ini pun dihadapi hampir seluruh perusahaan migas dan jasa pendukung secara global,” terang Apriandy. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PDSI Buka 2026 dengan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mengawali tahun 2026 dengan...

Proyek Geothermal PGE Lahendong Dijaga Ketat, Ini Strategi Amankan Operasi & Risiko

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) semakin serius mengawal proyek...

Uji Coba Biodiesel B50 Rampung Semester I 2026, Pemerintah Bidik Stop Impor Solar

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah terus mematangkan kebijakan mandatori biodiesel sebagai strategi menekan ketergantungan...

Skor ESG Naik, Pertamina Tetap Peringkat 1 Dunia Sub Industri Integrated Oil and Gas

Jakarta, situsenergi.com Kinerja keberlanjutan PT Pertamina (Persero) terus menguat. Lembaga pemeringkat global...