Home MINERBA Percepat Monetisasi Batubara, PTBA Minta Tolong RMK Energy
MINERBA

Percepat Monetisasi Batubara, PTBA Minta Tolong RMK Energy

Share
Kemendag : Indonesia Kebanjiran Order Batubara dari Perusahaan Malaysia
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Untuk mempercepat penjualan batubara, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) meminta bantuan PT RMK Energy Tbk melalui anak usahanya PT Royaltama Mulia Kencana (RMUK) untuk dapat mengangkut ke titik-titik tempat loading seperti dermaga atau stasiun. Dengan pengankutan ini diharapkan komoditas batubara dapat segera beralih ke tangan konsumennya.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail mengatakan dalam kerjasama ini RMUK akan mengangkut batubara milik PTBA sebanyak 2,5 juta ton yang rencananya akan dimulai pada awal kuartal II 2023 mendatang. Selanjutnya kapasitas angkutan dengan layanan logistik RMUK akan ditingkatkan 1 juta ton setiap tahunnya.

“Kerja sama dengan RMKE ini sejalan dengan target PTBA untuk meningkatkan kapasitas angkutan dalam rangka percepatan monetisasi cadangan batubara yang kami miliki,” ujar Arsal dalam sambutannya usai penandatanganan MoU antara PTBA dengan RMKE, Jumat (16/12/2022).

Dijelaskan bahwa pengangkutan dengan fasilitas yang dimiliki PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI saat ini menjadi yang utama meski ada keterbatasan. Oleh sebab itu PTBA berharap kerjasama dengan RMKE bisa menyempurnakan jalinan kerjasama pengangkutan batubara yang selama ini telah dijalin bersama KAI.

Diketahui, PTBA dan KAI sedang mengembangkan angkutan batubara Tanjung Enim – Keramasan dengan kapasitas 20 juta ton per tahun. Jalur ini direncanakan akan beroperasi pada triwulan IV 2024. Di samping itu, juga dikembangkan angkutan batubara ke Dermaga Perajen dengan kapasitas angkut 20 juta ton per tahun dan direncanakan akan beroperasi pada triwulan III 2026. 

“Kesiapan infrastruktur yang dimiliki RMK Energy dan terintegrasi dengan KAI maka kami optimis kerjasama ini akan memberikan benefit bagi kedua belah pihak baik untuk jangka pendek atau panjang. Semoga ini berjalan lancar untuk bisa kita kembangkan kolaborasi di tahun – tahun berikutnya,” pungkas Arsal.

Di tempat yang sama Direktur Utama RMKE, Tony Saputra mengapresiasi jalinan kerjasama yang terjadi dengan PTBA. Dengan solusi pelayanan jasa logistik RMKE yang terintegerasi dengan jalur kereta api milik PT KAI, PTBA dapat mengoptimalkan sumber batubaranya yang melimpah sehingga kerja sama ini memiliki mutual benefit bagi ketiga entitas.

“Kolaborasi bersama PTBA ini sejalan dengan impelementasi strategi jangka menengah kami untuk dapat mengangkut 20 juta ton batubara dan menjual 5 juta ton batubara setiap tahunnya serta upaya mengoptimalkan pemenuhan energy security yang menjadi booster perekonomian saat ini,” ujar Tony. 

Pihaknya optimis melalui kerjasama yang terjalin kinerja keuangan perseroan dan juga PTBA akan terkerek positif kedepannya. Terlebih saat ini permintaan batubara sebagai energy security di pasar global dan domestik kembali meningkat. Ini menjadi peluang bagi perseroan untuk meningkatkan produksi dan layanannya kepada mitra atau konsumen.

“Semoga kerja sama ini dapat berjalan baik dan membawa dampak positif bagi semua pihak. Tentunya keuangan RMK dengan peningkatan volume ini pasti akan meningkat drastis, kami akan usahakan untuk perform terus kedepannya,” pungkas Tony. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

APNI Dukung Aturan Baru HPM, Harga Nikel Dinilai Makin Transparan dan Adil

Jakarta, Situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut positif Keputusan Menteri ESDM...

PTBA Patok Target Jumbo 49,5 Juta Ton, Siap Gebrak Pasar Spanyol Hingga Rumania

​Jakarta, Situsenergi.com Emiten pertambangan batu bara pelat merah, PT Bukit Asam Tbk...

Penjualan Batubara Dongkrak Kinerja RMK Energy 2025, Laba Tembus Rp245 Miliar

Jakarta, situsenergi.com PT RMK Energy Tbk mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan...

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Melonjak, Kemendag Ungkap Pemicu Utamanya

Jakarta, situsenergi.com Kenaikan harga komoditas tambang kembali terjadi. Kementerian Perdagangan resmi menaikkan...