Home MIGAS Terima Kargo Perdana, Terminal Tanjung Uban Siap Jadi Trading Hub di Asia Tenggara
MIGAS

Terima Kargo Perdana, Terminal Tanjung Uban Siap Jadi Trading Hub di Asia Tenggara

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Integrated Terminal Tanjung Uban yang kini dikelola oleh PT Peteka Karya Tirta (PKT), yang merupakan anak usaha PT Pertamina International Shipping, telah siap untuk menjadi trading hub atau simpul perdagangan BBM dan LPG di kawasan Asia Tenggara.

Kesiapan ini salah satunya ditandai dengan peresmian integrated Terminal BBM Tanjung Uban menjadi Pusat Logistik Berikat (PLB) dan telah diterimanya kargo perdana di kawasan tersebut. Sebagaimana diketahui, kawasan yang menjadi simpul perdagangan artinya diakui menjadi kawasan yang strategis untuk menjadi penghubung antara industri dan pemasok, dalam hal ini komoditas BBM dan LPG.

“Pencapaian ini tidak lepas atas kerja sama dan dukungan dari Kantor Bea dan Cukai Departemen Keuangan khususnya DJBC Kepulauan Riau dan KPPBC Tanjung Pinang, semoga pencapaian ini menjadi tonggak awal untuk terminal Pertamina lainnya, khususnya terminal milik PKT untuk berperan dalam pasar internasional,” ujar Direktur PKT Hari Purnomo, dalam acara peresmian di Tanjung Uban.

Acara peresmian PLN dan penerimaan kargo perdana ini turut dihadiri Kepala Kanwil Bea Cukai Akhmad Rofiq, Kabid Kepabeanan dan Cukai Khusus Kepulauan Riau Abdul Rasyid, Kepala KPP Bea Cukai Tanjung Pinang Tri Hartana dan juga manajemen dari PKT yakni Direktur PKT Hari Purnomo, VP Terminal Operation PKT Heri Santika, serta VP Trading & Other Business PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Maya Kusmaya.

Integrated Terminal Tanjung Uban di Pulau Bintan memiliki lokasi strategis, berdekatan dengan Singapura yang selama ini merupakan salah satu trading hub BBM terbesar di Asia. Dengan status PLB ini, diharapkan Integrated Terminal Tanjung Uban bisa dapat membuka peluang bagi para pemasok-pemasok global untuk menyimpan kargonya di Indonesia.

“Dengan resminya Integrated Terminal Tanjung Uban menjadi PLB ini juga diharapkan bisa meningkatkan Utilisasi terminal di Pertamina Grorup, mengembangkan sarana dan fasilitas terminal untuk kebutuhan trading di regional, serta memperluas keterlibatan terminal di kancah pasar internasional,” ujar Corporate Secretary PIS Muhammad Aryomekka Firdaus.(**)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sumur Pertamina EP di Sumsel Bikin Kejutan, Produksi Tembus 475 BOPD!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina EP (PEP) Aset 2 yang berada di bawah Pertamina...

Kapal Terbakar di Selat Sunda, PTK Kerahkan 11 Oil Boom untuk Cegah Tumpahan BBM

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bergerak cepat merespons insiden kebakaran...

Princeton University Intip Dapur Digital Pertamina, AI Jadi Sorotan!

Jakarta, Situsenergi.com Transformasi digital Pertamina menarik perhatian perwakilan Princeton University, Amerika Serikat....

Produksi Panas Bumi Pertamina Geothermal Pecah Rekor, Tembus 4.114 GWh!

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan rekor produksi listrik...