Home MINERBA Investasi Air Product Untuk Proyek Hilirisasi Batubara Cair, Ini Buktinya
MINERBA

Investasi Air Product Untuk Proyek Hilirisasi Batubara Cair, Ini Buktinya

Share
Investasi Air Product Untuk Proyek Hilirisasi Batubara Cair, Ini Buktinya
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi komitmen investasi dari Air Products and Chemical Inc (APCI), sebuah perusahaan besar dari Amerika Serikat, yang akan terlibat dalam proyek hilirisasi batubara di Indonesia. Menurut Jokowi investasi ini akan sangat penting bagi penciptaan nilai tambah bagi industri batubara nasional yang mayoritas saat ini diekspor dalam bentuh mentah.

“Saya menyambut baik penandatanganan MoU di Dubai, November 2021 yang lalu. Sebagai implementasi rencana tersebut pada 24 Januari lalu, saya telah lakukan groundbreaking industri hilirisasi coal to DME di Bukit Asam (PTBA). Saya berharap semua rencana investasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti,” ucap Presiden Jokowi dalam keterangannya, Jumat (13/5/2022).

Sementara itu, Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa rencana investasi APCI yang semula sebesar USD15 miliar, saat ini sudah terealisasi untuk tahap pertama sebesar USD7 miliar. Hal ini menunjukkan keseriusan perusahaan asal Paman Sam tersebut terhadap program hilirisasi pemerintah.

“Adalah project DME (Dimethyl Ether), metanol di Balongan, dan mau membangun juga metanol di Cepu, sisanya kita akan bikin hidrogen yang akan dibangun di Indonesia dengan memanfaatkan bendungan-bendungan yang dimiliki negara,” ucap Bahlil.

Bahlil juga menyampaikan, dari hasil diskusi Presiden dengan CEO Air Products, terdapat juga rencana akan membangun industri dari hulu ke hilir di bidang petrokimia. Untuk itu pemerintah Indonesia akan segera mengeksekusi rencana tersebut lantaran uangnya sudah tersedia.

“Saya pikir pertemuan pak Presiden dengan pak Seifi (Seifi Ghasemi, CEO APCI) ini menunjukkan bahwa investasi di Indonesia tidak hanya dikuasai suatu negara tertentu tapi sudah merata,” ujar Bahlil. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Harga Dijaga, Produksi Batu Bara Dipangkas ke 600 Juta Ton pada 2026

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah mulai mengencangkan strategi demi menjaga stabilitas harga komoditas. Pada...

Operasi Tambang PT Vale Indonesia Berhenti Sementara, Ini Penyebabnya

Jakarta, situsenergi.com PT Vale Indonesia Tbk menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan di...

PTBA Perkuat Wewenang Komisaris, Laba Bersih Tembus Rp1,4 Triliun di Tengah Tekanan Harga Batu Bara

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengambil langkah strategis untuk mempercepat...

Petrosea Tancap Gas! Akuisisi SBPL Resmi Rampung, Layanan EPC Makin Kompetitif

Jakarta, situsenergi.com Petrosea terus memperluas jejak bisnisnya. Pada 21 November 2025, perusahaan...