Home MIGAS DPP Hiswana Migas Klaim Pembeli Solar Subsidi Tepat Sasaran
MIGAS

DPP Hiswana Migas Klaim Pembeli Solar Subsidi Tepat Sasaran

Share
Hiswana Migas Klaim Pembeli Solar Subsidi Tepat Sasaran
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (DPP Hiswana Migas) kembali mengingatkan DPC dan anggota Hiswana Migas Bidang SPBU untuk melaksanakan penyaluran solar bersubsidi sesuai aturan sehingga tepat sasaran.

Ketua DPP Hiswana Migas Rachmad Muhammadiyah mengatakan, upaya tersebut dapat dilakukan dengan mencatat nomor kendaraan yang membeli solar subsidi atau Solar Public Service Oblogation (PSO).

“Terkait maraknya antrean solar PSO di SPBU, mohon pengusaha SPBU agar memperhatikan kategori konsumen/kendaraan, jumlah volume maksimal yang diperbolehkan dan mencatat nomor polisi kendaraan yang membeli solar PSO,” kata Rachmat dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/3/2022),

Selain itu,kata Rachmat, jika diperlukan, pihak SPBU juga dapat berkoordinasi dengan Aparat Kepolisian/Aparat Penegak Hukum setempat untuk membantu pengaturan dan pengawasan jenis kendaraan yang akan membeli solar PSO ke SPBU.

“SPBU bisa menggunakan Perpres Nomor 191 tahun 2014 sebagai pedoman untuk melayani konsumen Solar PSO,” katanya.

Menurut dia, distribusi solar subsidi, saat ini tetap aman. Tidak ada masalah. Dalam arti, bahwa solar subsidi didistribusikan kepada kendaraan yang berhak sesuai Perpres Nomor 191 tahun 2014.

“Selain itu, terdapat peningkatan penjualan Solar Subsidi. Kondisi ini mungkin karena perekonomian yang mulai membaik,” ujarnya.

Sebelumnya, Pejabat sementara (Pjs) Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, saat ini memang penyaluran Solar Subsidi sudah melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah. Tetapi, Pertamina tetap menjalankan penyaluran demi kepentingan masyarakat.

“Stok solar subsidi secara nasional di level 20 hari dan setiap hari stok ini sekaligus proses penyaluran ke SPBU terus dimonitor secara real time. Namun perlu diketahui secara nasional per Februari penyaluran Solar subsidi telah melebihi kuota sekitar 10 persen,” jelas Irto

Dia melanjutkan, Pertamina Patra Niaga akan terus memonitor seluruh proses distribusi mulai dari Terminal BBM hingga konsumen untuk memastikan ketersediaan BBM di SPBU.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panic buying. Pembelian bahan bakar kami imbau untuk tetap sesuai dengan kebutuhan. BBM solar nonsubsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex yang memiliki kualitas lebih baik telah kami siapkan,” lanjutnya.

Peningkatan konsumsi Solar Subsidi, lanjutnya, dipicu meningkatnya permintaan yang sejalan dengan pulihnya perekonomian.

“Pertumbuhan ekonomi nasional saat ini yang realisasinya di atas 5 persen pasti akan berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan energi, salah satunya solar subsidi. Memang ada peningkatan demand seiring dengan pertumbuhan ekonomi,” katanya.(Ert/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

A380 Emirates Mendarat di Soetta, Pertamina Sigap Layani Pengisian Avtur

Jakarta, situsenergi.com Pesawat Airbus A380 milik Emirates untuk pertama kalinya mendarat di...

Pertamina Patra Niaga Rampungkan Docking 12 Kapal, Distribusi Energi Makin Andal

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Patra Niaga menyelesaikan pemeliharaan berkala terhadap 12 kapal...

Pertamina Drilling Raih Penghargaan MRA 2026 Lewat Program Air Bersih Klamono

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) meraih penghargaan Media...

Pertamina Hulu Indonesia Borong 3 Penghargaan Media Relations Award 2026

Jakarta, situsenergi.com Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tiga penghargaan dalam...