Home MINERBA Larangan Ekspor Batubara Berpotensi Merugikan Indika Energy
MINERBA

Larangan Ekspor Batubara Berpotensi Merugikan Indika Energy

Share
Larangan Ekspor Batubara Berpotensi Merugikan Indika Energy
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Indika Energy Tbk mengaku, kebijakan pelarangan ekspor batubara di sepanjang Januari ini berpotensi memicu terjadinya kasus wanprestasi yang akan dihadapi perseroan. Namun saat ini manajemen perusahaan sedang berupaya meminimalkan risiko yang muncul dari kebijakan pemerintah tersebut.

“Akan terdapat potensi wanprestasi atas kontrak dengan pelanggan, pemasok dan/atau pihak terkait lainnya, tergantung dari berapa lama larangan ekspor batubara diberlakukan,” kata Sekretaris Perusahaan, Adi Pramono, Kamis (6/1).

Melalui surat yang disampaikan kepada BEI tertanggal 5 Januari 2021, manajemen Indika mengaku bahwa larangan ekspor batubara yang dilakukan pemerintah bisa memberikan dampak material terhadap perseroan, terutama anak-anak perusahaan yang memiliki kegiatan usaha utama di bidang batubara.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan penelaahan atas dampak larangan tersebut terhadap kinerja keuangan, operasional, permasalahan hukum dan kelangsungan usaha perseroan dan entitas anak,” lanjutnya.

Dia menyampaikan, larangan ekspor batubara selama kurun 1-31 Januari 2022 dapat memberikan dampak terhadap hilangnya pendapatan dari penjualan batubara dan kerugian lainnya, seperti demurrage, pembatalan tongkang dan kapal, serta pinalti.

Namun demikian, jelas Adi, pihaknya akan tetap patuh terhadap ketentuan larangan ekspor batubara dan memenuhi ketentuan pasokan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO). Pihaknya juga akan melakukan komunikasi secara intensif dengan Indika Energy luar negeri dan bernegosiasi untuk meminimalkan risiko maupun dampak komersial akibat tertundanya pengiriman di Januari. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Harga Dijaga, Produksi Batu Bara Dipangkas ke 600 Juta Ton pada 2026

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah mulai mengencangkan strategi demi menjaga stabilitas harga komoditas. Pada...

Operasi Tambang PT Vale Indonesia Berhenti Sementara, Ini Penyebabnya

Jakarta, situsenergi.com PT Vale Indonesia Tbk menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan di...

PTBA Perkuat Wewenang Komisaris, Laba Bersih Tembus Rp1,4 Triliun di Tengah Tekanan Harga Batu Bara

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengambil langkah strategis untuk mempercepat...

Petrosea Tancap Gas! Akuisisi SBPL Resmi Rampung, Layanan EPC Makin Kompetitif

Jakarta, situsenergi.com Petrosea terus memperluas jejak bisnisnya. Pada 21 November 2025, perusahaan...