Home MIGAS PAN : Jangan Asal Bikin Statement Soal Tangki Kilang Cilacap Sebelum Investigasi Rampung!
MIGAS

PAN : Jangan Asal Bikin Statement Soal Tangki Kilang Cilacap Sebelum Investigasi Rampung!

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Seluruh pihak, baik Pertamina maupun pemerintah, diminta untuk tidak sembarangan membuat statement terkait penyebab kebakaran Tangki Kilang Cilacap, sebelum proses investigasi yang dilakukan pihak terkait diumumkan hasilnya.

Hal itu menjadi salah satu poin yang ditekankan oleh Anggota Komisi VII DPR-RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, saat dihubungi Situsenergi.com, Jumat (19/11/2021).

“Intinya kita minta Pertamina untuk menginvestigasi secara menyeluruh penyebab kebakaran. Sampai dengan ada hasil dari investigasi penyebab kebakaran keluar, kita minta Pertamina menahan diri memberikan penjelasan tentang dugaan penyebab kebakaran karena itu bisa menyebabkan kebingungan di masyarakat,” ujar Eddy.

Terlebih, kata Eddy, informasi yang diperoleh bahwa insiden kebakaran diakibatkan Sambaran petir. Sebab, alasan ini disebutnya tidak tepat, karena ketika insiden kebakaran Kilang Balongan awal 2021 lalu terjadi, alasan yang digaungkan pun sama, yakni akibat Sambaran petir.

“Apalagi jika informasi yang diperoleh adalah bahwa informasi yang didapat tersebut adalah akibat Sambaran petir. Alasan itu juga pernah disampaikan pada saat terjadi kebakaran di kilang Balongan. Jadi kita minta semua pihak menahan diri sampai ada hasil investigasi menyeluruh,” tuturnya.

Kemudian yang kedua, Eddy minta agar Pertamina memperkuat proses pengawasan, perawatan dan terpenting adalah proses pengamanan pada seluruh fasilitas kilang yang ada.

“Kami sudah tekankan itu pada saat terjadi kebakaran pertama di awal tahun,” tegasnya.

Katiga, Eddy juga minta agar Pertamina mengamankan pasokan Pertalite. Ia tidak ingin kebakaran itu menyebabkan terjadinya goncangan terhadap pasokan Pertalite untuk para konsumen. Sebab jika itu terjadi, maka hal ini bisa membawa dampak yang tidak baik kepada konsumen yang tiba-tiba kehilangan bahan bakar.

“Dalam waktu yang tidak lama, kami akan memanggil direksi Pertamina untuk menjelaskan dalam rangka fungsi pengawasan oleh DPR. Penjelasan mengapa terjadi kebakaran tersebut dan mengapa dalam setahun 3 kali,” pungkasnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHR Bongkar Kinerja 2025! Produksi Migas Tembus 157 Ribu BOEPD, Laba Nyaris USD 900 Juta

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memamerkan sederet capaian penting sepanjang...

Sumur GNK-PD28 Lampaui Target, Pertamina Drilling Catat Produksi hingga 2.184 Barel per Hari

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mencatat capaian baru melalui...

Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Catat Rekor Tertinggi dalam Lima Tahun

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja produksi minyak dan...

Iriawan Ingatkan Pertamina Waspadai Risiko Global, Ketahanan Energi Jadi Prioritas

Jakarta, Situsenergi.com Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, meminta seluruh lini...