Home ENERGI Medco Bakal Terbitkan Obligasi Lagi Senilai Rp1 Triliun
ENERGI

Medco Bakal Terbitkan Obligasi Lagi Senilai Rp1 Triliun

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT Medco Energi Internasional Tbk berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II-2021 senilai Rp1 triliun dengan tingkat bunga berkisar 7,75 persen sampai 8,5 persen. Untuk masa penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II-2021 tersebut akan dilakukan pada 16-18 November 2021.

Belum lama ini, Medco juga telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I-2021 senilai Rp1 triliun. Adapun total dana yang akan dihimpun melalu penerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV adalah sebesar Rp5 triliun. Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II-2021 ini akan terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A senilai Rp941,8 miliar bertenor tiga tahun, dengan tingkat bunga sebesar 7,75 persen per tahun.

“Sedangkan, Seri B senilai Rp58,2 miliar bertenor lima tahun, dengan tingkat bunga sebesar 8,5 persen,” demikian disampaikan manajemen dalam keterbukaan informasi publik BEI, Senin (1/11/2021).

Pada aksi korporasi ini, manajemen Medco menunjuk dua penjamin pelaksana emisi obligasi, yakni PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM). Obligasi Berkelanjutan Medco ini memiliki peringkat idA+ (Single A Plus) yang diberikan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Tanggal penjatahan atas rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II-2021 ini pada 19 November 2021, sedangkan distribusi obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 23 November 2021. Sehingga, pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa dilakukan pada 24 November 2021.

Rencananya, dana penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II-2021 – setelah dikurangi biaya-biaya emisi -akan digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman bank untuk entitas anak MEP Malaka dan MEP Tomori yang jatuh tempo pada 30 September 2024.

“Dana hasil penerbitan obligasi akan dimanfaatkan sebagai modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional perseroan, termasuk untuk pemenuhan kebutuhan pembayaran kepada vendor pada aset milik Medco,” pungkas dia. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...