Home MIGAS Paruh Pertama 2021, PHI Klaim Mampu Tekan Emisi Gas 13 Persen
MIGAS

Paruh Pertama 2021, PHI Klaim Mampu Tekan Emisi Gas 13 Persen

Share
PHI Klaim Mampu Tekan Emisi Gas 13 Persen
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mengklaim sepanjang paruh pertama tahun 2021 telah mencatat penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Manager HSSE Regional Kalimantan Benyamin Argubie mengungkapkan,  berbagai inisiatif yang dilakukan perusahaan sejalan dengan beberapa kegiatan yang diusung oleh Menteri ESDM untuk penurunan emisi gas rumah kaca.

“Pertama, perusahaan melakukan penghematan penggunaan bahan bakar avtur untuk kegiatan transportasi melalui optimasi penerbangan helikopter,” kata Benyamin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Yang kedua, kata dia, perusahaan telah memperoleh sertifikat bangunan hijau untuk gedung Mahakam Training Centre (MTC) melalui berbagai penggunaan teknologi ramah lingkungan di dalam gedung yang mampu menurunkan beban emisi 7,45×10-8 ton karbon dioksida.

“Selanjutnya perusahaan mampu melakukan substitusi sumber energi bahan bakar solar di fasilitas pembangkit tenaga listrik. Selain itu, perusahaan juga melakukan efisiensi fasilitas solar power plant menggunakan natural gas flow,” ujar dia.

“Seluruh inisiatif dan inovasi program yang sudah dijalankan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen kami untuk terus menjalankan kegiatan operasi migas yang selamat dan ramah lingkungan, serta menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Indonesia,” papar Benyamin.

Pihaknya juga mengklaim mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 2,4 juta ekuivalen karbon dioksida melalui pengelolaan operasi minyak dan gas bumi ramah lingkungan sepanjang 2020.

“Kita berkomitmen untuk terus mengurangi dampak lingkungan akibat pembuangan emisi gas rumah kaca dari kegiatan operasi perusahaan,” ucapnya.

“PHI tidak hanya berusaha mengurangi dampak lingkungan di wilayah Kalimantan, tetapi juga turut andil dalam mendukung kebijakan dan program pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada tahun 2030 melalui penggunaan energi baru dan terbarukan,” pungkas Benyamin. (ERT/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

RFCC Complex Jadi Game Changer RDMP Balikpapan, BBM Euro 5 Siap Mengalir

Jakarta, situsenergi.com Modernisasi Kilang Balikpapan masuk fase krusial. Fasilitas Residual Fluid Catalytic...

Hilirisasi Batu Bara Digeber! Pertamina–MIND ID Siapkan DME Pengganti LPG Impor

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) dan Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID...

RDMP Balikpapan Dikebut! Proyek Rp123 T Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) terus menggeber Proyek Refinery Development Master Plan...

PDSI Buka 2026 dengan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mengawali tahun 2026 dengan...