Home ENERGI Pertamina Jaga Ketersediaan BBM dan LPG di 27 Titik Rawan
ENERGI

Pertamina Jaga Ketersediaan BBM dan LPG di 27 Titik Rawan

Share
Pertamina Jaga Ketersediaan BBM dan LPG di 27 Titik RawanPertamina Jaga Ketersediaan BBM dan LPG di 27 Titik Rawan
Pertamina Jaga Ketersediaan BBM dan LPG di 27 Titik Rawan
Share

Jakarta, situsenergy.com

Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar menyebutkan, sedikitnya ada 27 titik yang jadi konsentrasi perhatian ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) selama libur Natal 2017 hingga Tahun Baru 2018.

Menurutnya, wilayah yang menjadi konsentrasi pihaknya terutama wilayah yang merayakan Natal. Sedikitnya ada 8 wilayah yang euforia Natalnya cukup tinggi.

“Seperti daerah Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Maluku dan Papua, NTT. Itu perlu perhatian khusus karena peningkatannya signifikan, rata-rata di atas 10%,” katanya di kantor Pertamina, Jakarta, Jumat (15/12).

Tiga sisanya adalah wilayah Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat. Kemudian, titik jalur wisata juga menjadi perhatian untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG di sana terpenuhi. Wilayah tersebut, antaranya, Brastagi, Toba & Samosir, Kota Bukit tinggi, Pangkal Pinang. Selanjutnya, Anyer, Puncak – Bogor, Lembang – Bandung, Kota Yogyakarta, Kota Batu/Malang, Bali serta Bunaken Manado.

“Daerah tempat wisata yang musti diwaspadai karena libur akhir tahun, sehingga banyak masyarakat yang menikmati liburan bersama keluarga seperti di Sumatera Barat, di Yogyakarta, karena kita prediksi yang ke Bali karena masih kekhawatiran Gunung Agung, bisa jadi liburannya ke Yogyakarta. Ini perlu kita siapkan,” ujarnya.

Terakhir, yang menjadi konsentrasi Pertamina adalah titik jalur lintas mudik. Pertama, Lintas Timut Sumatra, meliputi, Medan-Riau-Jambi-Palembang. Lintas Barat Sumatra, meliputi Padang-Bukittinggi-Payakumbuh. Kemudian Bakauheni-Lampung, Tol Jakarta-Brebes. Selanjutnya, Jalur Utara Jawa, meliputi Pejagan-Brebes. Jalur Selatan, meliputi Cikampek-Bandung-Tasik-Yogyakarta. Terakhir Gilimanuk.

“Untuk di area tol tetap kita siapkan mobile dispenser untuk rest area yang tidak ada SPBUnya, karena tol sudah cukup panjang, namun rest area belum ada SPBU, jadi ada kios di titik tertentu sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan BBM dan non BBM,” tandasnya.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...